Sabtu, April 25, 2026

Video Viral! Mobil Damkar Dilempari Batu Warga Saat Kebakaran di Aceh Tenggara

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM – Insiden memanas terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara saat petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran permukiman di Desa Kota Kutacane, Sabtu (17/1/2026). Dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial, terlihat amukan warga terhadap mobil pemadam kebakaran yang sedang berupaya memadamkan api.

Rekaman yang viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga yang emosi melempari batu dan benda keras ke arah kendaraan damkar setelah warga menilai unit tersebut tidak berfungsi secara efektif dalam menyemprotkan air akibat dugaan kendala teknis pada unit tersebut. Suasana di lokasi kebakaran pun sempat berubah tegang menjelang insiden lemparan itu.

BACA JUGA :   Mengapa Harga Telur Ayam Tinggi? Begini Penjelasan Mendagri Tito Karnavian
Tangkapan layar warga Aceh Tenggara melempari mobil pemadam kebakaran saat petugas sedang menangani kebakaran permukiman di Desa Kota Kutacane. Foto: Istimewa

Dalam video tersebut, warga terlihat berteriak dan mendekati mobil pemadam. Beberapa lemparan batu diarahkan langsung ke bagian luar kendaraan, sementara petugas berusaha menjauhkan mobil dari kepungan massa.

Kemarahan warga dipicu karena petugas damkar kesulitan mengeluarkan air dari selang akibat gangguan teknis pada unit kendaraan, padahal api terus menyebar di permukiman. “Airnya enggak ada, enggak beres kalian ini, enggak beres!” terdengar suara warga dalam sebagian rekaman yang beredar.

BACA JUGA :   Pemerintah bakal Genjot Upaya Peningkatan Kesehatan Lewat Posyandu

Sebelumnya, kebakaran itu telah meludeskan belasan rumah di permukiman setempat. Api dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah tanpa pengawasan yang kemudian cepat merembet di tengah angin kencang hingga ke rumah-rumah semi permanen milik warga.

Menurut penjelasan anggota damkar Kutacane, mobil pemadam mengalami kerusakan pada tuas pengoperasian air, sehingga respons petugas tidak maksimal dalam menghadapi api. Kondisi itu kemudian memicu kekecewaan warga yang sudah kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran.

BACA JUGA :   Pedagang di Sekitar Museum Al Wahyu Mekkah Fasih Berbahasa Indonesia, Hingga Hafal Nama Pejabat

Insiden ini menjadi pengingat mengenai tantangan operasional petugas pemadam kebakaran di daerah dengan medan dan kondisi infrastruktur terbatas, serta pentingnya kerja sama masyarakat dalam penanganan kebakaran agar situasi tidak merembet menjadi konflik sosial.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Megatron Mengamuk di Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Sah Jadi Ratu Voli Indonesia 2026

INTERAKINDO.COM – Dominasi Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di kancah voli nasional benar-benar tak terbendung. "Dream Team" milik Pertamina ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img