Sabtu, Juni 15, 2024

Mengapa Harga Telur Ayam Tinggi? Begini Penjelasan Mendagri Tito Karnavian

Must Read

JAKARTA, interakindo.com – Kenaikan harga telur yang cukup tinggi saat ini masih menjadi perhatian pemerintah pusat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (29/5), mengatakan ada berbagai faktor yang menyebabkan kenaikan harga telur ayam ras.

Salah satunya, adalah naiknya harga pakan ayam terutama jagung.

“Ada dua masalah yang menyebabkan adanya kenaikan yaitu permintaan karena adanya kegiatan hajatan, yang kedua adalah pakan ayam yang naik terutama jagung,” katanya.

BACA JUGA :   Apa Saja Syarat Indonesia Bisa Bertransisi dari Pandemi Menuju Endemi?

Guna menstabilkan harga jagung, Mendagri menilai diperlukan rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencari solusi terbaik sehingga dapat kembali normal.

Selain rapat, Tito juga mengimbau pemerintah daerah (Pemda) agar memperhatikan distribusi hasil panen jagung. Hal ini penting diperhatikan karena saat ini masih ada beberapa wilayah yang mengalami defisit hasil panen jagung.

“Karena ini perlu ada upaya untuk menstabilkan harga jagung, daerah-daerah yang mungkin surplus itu bisa didorong untuk produksinya ke daerah yang minus (atau) defisit, entah melalui bantuan kementerian/lembaga pusat atau kerja sama antardaerah oleh para kepala daerah, dan pedagang jagung bisa dibantu mungkin subsidi transportasi dari Belanja Tidak Terduga, ini perlu kerja sama pusat dan daerah sekali lagi,” tegasnya.

BACA JUGA :   Presiden Joko Widodo Minta Indonesia Antisipasi Varian Covid-19 Omnicorn

Di lain sisi, Mendagri menegaskan, untuk menekan kenaikan harga telur pemerintah pusat khususnya Kementerian Perdagangan perlu memberikan dukungan terhadap kerja sama antardaerah. Bahkan, jika diperlukan pemerintah bisa mengeluarkan cadangan pangan.

“Misalnya kalau telur ayam ras dan daging ayam ras naik karena pakannya yang naik, jagung harganya naik, cadangan Bulog kita bila perlu kita keluarkan,” ujarnya.

BACA JUGA :   Erupsi Semeru, Penyuluh Agama Islam Gerak Cepat Bantu Penyintas Erupsi Semeru

Hal ini perlu menjadi perhatian karena telur merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, Mendagri menekankan agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan.

“Pertama adalah telur ayam ras yang terjadi kenaikan selama enam bulan terakhir, dan ini perlu menjadi warning bagi kita, karena telur ayam ras ini adalah salah satu kebutuhan yang cukup mendasar yang turunannya banyak sekali,” tandas Mendagri.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Terjaring Razia, Empat Pecandu Narkoba Direhab

RAZIA : Petugas BNN Prabumulih melakukan razia dalam rangka deteksi dini di sejumlah lokasi, Jumat. Foto : Ist/INTERAKINDO.COM PRABUMULIH, INTERAKINDO.COM...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img