INTERAKINDO.COM – Pedagang di sekitar kawasan Museum Al Wahyu atau Hira Cultural District di Mekkah, Arab Saudi, kembali mencuri perhatian jamaah asal Indonesia. Selain fasih berbahasa Indonesia, sejumlah pedagang setempat juga mengaku mengenal nama-nama pejabat Indonesia, sehingga membuat jamaah Tanah Air merasa semakin akrab.
Di sepanjang kawasan wisata religi tersebut, para pedagang dengan ramah menyapa jamaah menggunakan bahasa Indonesia. Tak jarang mereka membuka percakapan dengan menanyakan asal daerah jamaah, hingga menyebut nama tokoh dan pejabat Indonesia yang sudah tidak asing di telinga masyarakat Tanah Air.
Kemampuan berbahasa Indonesia itu diperoleh para pedagang secara otodidak. Mereka belajar dari interaksi langsung dengan jamaah haji dan umrah asal Indonesia yang jumlahnya sangat besar setiap tahun. Intensitas pertemuan itulah yang membuat para pedagang tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga kebiasaan dan budaya jamaah Indonesia.
Para pedagang juga mengetahui karakter jamaah Indonesia yang gemar membeli oleh-oleh dan menawar harga. Bahkan, beberapa di antaranya mengetahui jabatan pejabat Indonesia yang sering muncul di pemberitaan atau disebut oleh para jamaah saat berinteraksi.
Bagi jamaah Indonesia, pengalaman ini memberikan kesan tersendiri. Selain memudahkan komunikasi, keakraban para pedagang membuat suasana berbelanja terasa lebih nyaman dan hangat, seolah berada di lingkungan sendiri meski tengah berada di Tanah Suci.
Museum Al Wahyu atau Hira Cultural District sendiri merupakan salah satu destinasi religi yang ramai dikunjungi jamaah. Selain menyuguhkan nilai sejarah Islam, kawasan ini juga menjadi ruang pertemuan budaya, termasuk interaksi unik antara pedagang lokal dan jamaah asal Indonesia.



