Kamis, September 10, 2026

Tantingan Capaskibraka Prabumulih, Wawako: Jaga Nama Baik Almamater

Must Read

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kota Prabumulih resmi memasuki Desa Bahagia, Sabtu (8/8/2026).

Prosesi tantingan atau masuk Desa Bahagia tersebut dipimpin Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., sebagai bagian dari rangkaian pembinaan sebelum para Capaskibraka menjalani karantina selama 10 hari di Hotel Gran Nikita Prabumulih.

Tantingan merupakan tradisi wajib yang harus diikuti para Capaskibraka sebelum nantinya dikukuhkan dan menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Rangkaian prosesi diawali dengan upacara pembukaan. Kemudian dilanjutkan dengan pemecahan kendi, mandi kembang, hingga pemotongan pita sebagai tanda resmi masuknya para Capaskibraka ke Desa Bahagia.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako Franky Nasril menyampaikan pesan kepada seluruh Capaskibraka agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara fisik maupun mental.

BACA JUGA :   Insiden Jembatan Pongpet Pangandaran: Kapasitas Maksimal 2 Ton, Dijejali Puluhan Orang

Ia menegaskan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah amanah yang membutuhkan pengorbanan, terutama dalam hal waktu, pikiran, tenaga, serta kedisiplinan.

“Capaskibraka Prabumulih harus siap secara mental dan fisik, serta siap mengorbankan pikiran dan waktu. Tugas ini bukan mudah, perlu pengorbanan,” pesan Franky.

Ia juga meminta para Capaskibraka menjaga nama baik almamater serta membawa nama baik Kota Prabumulih selama menjalani seluruh rangkaian pembinaan.

BACA JUGA :   Ramadhan 1444 H, NU dan Muhammadiyah Puasa Bareng, Lebaran Bisa Beda

“Tujuan harus jelas dan penuh keyakinan hati, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan berpedoman pada Pancasila,” ujarnya.

Menurut Franky, Desa Bahagia menjadi bagian dari proses pembentukan karakter para calon pengibar bendera agar memiliki semangat kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta jiwa pengabdian.

“Desa Bahagia siap membangun bangsa dan negara yang didasari Pancasila,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Prabumulih, Ahmad Daswan, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan, pembentukan Paskibraka merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saat ini ada 36 Capaskibraka Prabumulih yang tengah digembleng untuk melaksanakan tugas dengan baik pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ujarnya.

BACA JUGA :   KRYD Polres PALI, 7 Sepeda Motor Diamankan

Para Capaskibraka tersebut telah mengikuti pelatihan sejak 14 Juli 2026 dan dijadwalkan menjalani pembinaan hingga 16 Agustus 2026.

Dalam prosesnya, mereka mendapatkan pelatihan dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta pihak terkait lainnya.

Ahmad menambahkan, prosesi tantingan merupakan salah satu materi wajib yang harus diikuti seluruh Capaskibraka Prabumulih.

Melalui rangkaian pembinaan tersebut, para Capaskibraka diharapkan semakin siap menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan rasa nasionalisme.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Bangkit dari Peringkat 50 Dunia, Karen Khachanov Tembus Semifinal US Open Leduanya, Petenis Indonesia Aldila Gagal ke Semifinal

INTERAKINDO.COM - Karen Khachanov melenggang ke semifinal US Open 2026 setelah Alexander Blockx terpaksa mundur di tengah laga perempat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img