Jumat, Juni 5, 2026

Info BPKH Soal Durasi Haji Malaysia 25 Hari Itu Menyesatkan, yang Benar 45 Hari

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid menegaskan informasi masa tinggal jemaah haji reguler Malaysia hanya 25 hari adalah keliru dan menyesatkan.

Penegasan itu disampaikan Subhan Cholid merespon pernyataan Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Amri Yusuf bahwa Indonesia perlu belajar dari Malaysia yang bisa menyelenggarakan haji dalam durasi 25 hari karena meniadakan Arbain (salat wajib berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi).

BACA JUGA :   Kemenag Sambutan Ide Pengiriman Penceramah dan Imam ke Masjid The IMAAM Maryland

“Mengatakan durasi haji Malaysia 25 hari itu keliru dan menyesatkan,” tegas Subhan di Jakarta, Minggu (19/2/2023).

Menurutnya, masa tinggal jemaah haji Malaysia itu lebih lama dari Indonesia. Padahal, masa tinggal jemaah haji Indonesia saja sudah 40 hari.

“Saya sudah komunikasi dengan Datuk Sri Syed Saleh, Kepala Tabung Haji Malaysia. Jemaah haji Malaysia sudah berangkat pada 1 Zulkaidah. Itu lebih awal dari Indonesia yang dijadwalkan berangkat 4 Zulkaidah,” terang Subhan.

BACA JUGA :   Presiden Joko Widodo dan Gubernur Anies Baswedan Dituntut Atasi Polusi Udara Jakarta

“Sementara Bandara Arab Saudi, baik Jeddah maupun Madinah, baru dibuka kembali untuk proses pemulangan jemaah pada 15 Zulhijjah. Kalau rentang hari Zulkaidah 29 sampai 30 hari, maka dipastikan masa tinggal jemaah haji reguler Malaysia lebih dari 45 hari,” sambungnya.

Ditegaskn Subhan, info masa tinggal jemaah haji reguler Malaysia sebenarnya bisa dicek juga dari publikasi website Tabung Haji. Di situ diinformasikan bahwa kloter pertama berangkat 1 Zulkaidah dan pulang 18 Zulhijjah.

BACA JUGA :   Belajar dari Pandemi Covid-19, Kemenkes Bakal Genjot 6 Pilar Transformasi Sistem Kesehatan

“Jadi masa tinggal antara 47 atau 48 hari, bukan 25 hari seperti disampaikan BPKH,” tandasnya.***

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Badai Suku Bunga ‘Higher for Longer’ Mengancam Negara Berkembang, OJK Klaim Indonesia Tetap Tangguh

INTERAKINDO.COM – Meski perekonomian global saat ini tengah dihantam badai ketidakpastian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa stabilitas sektor...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img