Minggu, September 6, 2026

4 Rumah Tertimpa Longsoran Tebing di Ciburuy, Cigombong, Bogor

Must Read

BOGOR, interakindo.com — Hujan deras di wilayah selatan Kabupaten Bogor mengakibatkan tebing setinggi 15 meter di Cigombong, Bogor, Jawa Barat (Jabar) longsor dan menimpa empat rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kejadian longsor di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Longsor mengakibatkan 4 rumah rusak karena tertimpa material longsoran. Untuk korban jiwa atau luka nihil,” kata Staf Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Jalaludin dalam laporannya, Senin (20/2).

BACA JUGA :   Belida Asri Serentak di Sumsel, 180 Personel Polda dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Dilaporkan news.detik.com, Jalaludin mengatakan, longsor terjadi sebanyak dua kali di lokasi yang sama dalam waktu sekitar 2 jam. Longsor pertama terjadi pada Ahad (19/2) sekitar pukul 15.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 17.45 WIB.

“Longsor pertama mengakibatkan satu rumah rusak. Tidak lama kemudian, sekitar 2 jam setelahnya terjadi longsor susulan di titik yang sama dan merusak 3 unit rumah. Total rumah yang rusak akibat longsor ada 4 unit,” ucap Jalal.

BACA JUGA :   Kebakaran Hebat di Tanjung Telang, Rumah Warga Tinggal Puing

Jalal menyebutkan, longsor terjadi setelah hujan deras yang terjadi dalam waktu lama. Kontur tanah yang labil kemudian longsor hingga menimpa teras, dinding kamar hingga dapur rumah warga.

“Tidak adanya saluran pembuangan air, sehingga membuat tanah yang berada di atasnya gembur dan menyebabkan longsor. Tinggi tebing yang longsor 8 meter, panjang 10 meter,” beber Jalal.

Saat ini, 14 orang yang menghuni 4 rumah terdampak longsor terpaksa mengungsi ke rumah-rumah tetangga dan kerabatnya. Pemkab Bogor melalui BPBD Kabupaten Bogor saat ini masih melakukan penanganan dan pendampingan terhadap korban terdampak longsor.

BACA JUGA :   Pemerintah Imbau Rakyat Tetap Disiplin Prokes Meskipun Kasus Konfirmasi Covid-19 Turun Signifikan

“Dikarenakan kondisi tebingan yang rawan longsor dan rumah terdampak rawan ambruk, jadi untuk sementara material longsoran belum dibersihkan. Perlu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan rawan longsor,” tandasnya.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Liga Soeratin U15 – Manfaatkan Blunder Kiper Lawan, Farama FC Cukur ABC Wirayudha Empat Gol Tanpa Balas

INTERAKINDO.COM – Farama FC tampil makin perkasa pada pekan terakhir Putaran 1 Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026. Menghadapi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img