Kamis, Juni 13, 2024

Peluang Bisnis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Labuan Baju Sangat Besar

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid menyebut besarnya peluang bisnis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Baju di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

“Flores memiliki banyak sekali potensi dan peluang bisnis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Arsjad, dalam talkshow ‘Menarik Investor ke Pulau Flores’ sekaligus peluncuran TribunFlores.com portal berita ke-59 Tribun Network, Kamis pekan lalu, mengutip tribunnews.com.

Labuan Bajo, katanya, bisa menjadi destinasi pariwisata unggulan yang sudah menjadi tempat wisata premium.

Apalagi, KTT G20 nantinya akan digelar di Labuan Bajo pada September 2022. “Ini menjadi kebanggaan bagi NTT khususnya Flores,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima Kadin, Arsjad mengungkapkan bahwa pemerintah juga telah menyiapkan infrastruktur guna mendukung event ini.

BACA JUGA :   Kadin Makin Dewasa, Mitra Pemerintah dalam Banyak Aspek

Seperti telah dibentuknya Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores, dibangunnya infrastruktur komunikasi fiber optic dan menara BTS yang cukup banyak, listrik yang sudah masuk ke 3.000 desa di NTT hingga telah tersedianya Bandara Komodo.

“Ini menjadikan Labuan Bajo, Flores sebagai the world class tourism destination, sudah berbeda dengan lima tahun lalu,” katanya.

Keindahan Pulau Komodo dengan kekayaan budaya lokal dan pulau-pulau eksotis di sekitarnya membuat Labuan Bajo menjadi tempat wisata yang potensial dan ramai dikunjungi.

Jika ingin menggunakan transportasi udara, maskapai Transnusa Airlines secara langsung menghubungkan Labuan Bajo dengan beberapa kota di Indonesia, seperti Makassar, Semarang, Balikpapan, Kupang, dan Mataram.

BACA JUGA :   Sertifikasi CHSE & Digital Tourism Jadi Kunci Pengembangan Pariwisata di Éra Pandemi

Dari Jakarta, pengunjung dapat menuju Labuan Bajo dengan beberapa maskapai seperti Batik Air dan Citilink. Jadwal keberangkatan antara pagi dan siang hari. Waktu tempuh Jakarta – Labuan Bajo hanya sekitar empat jam.

Anda juga bisa melakukan perjalanan ke Labuan Bajo dari Bandar Udara Gewayantana di Flores, Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, atau Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman di Ende. Untuk informasi jadwal penerbangan lebih lanjut, kunjungi situs web maskapai terkait ya, Sobat Pesona!

Melakukan road trip ke Labuan Bajo via Flores juga menarik untuk dicoba. Rute perjalanannya dimulai dari Flores, Bajawa, Ruteng, Nancar, Mboera, hingga sampai di Labuan Bajo. Alternatif lainnya adalah dari Flores, ke Riung, Wera, Ruteng, Nancar, dan Mboera sebelum berakhir di Labuan Bajo. Perjalanan darat ini bisa memakan waktu hingga 12 jam.

BACA JUGA :   Masterplan Desa Wisata (Dewi) Disiapkan Kabupaten Garut

Jika ingin alternatif lain, Anda dapat menggunakan bus dari Bali menuju ke Mataram, Lombok. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Bima di Sumbawa dan kemudian diteruskan melalui perjalanan menuju ke Sape. Saat tiba di Sape, Anda dapat menaiki kapal feri menuju Labuan Bajo.

Untuk jalur laut, Anda bisa menaiki kapal Leuser dari Pelni yang berlayar dari Makassar, Sulawesi Selatan atau kapal Pelni KM Binaiya yang berangkat dari Denpasar (Benoa) ke Labuan Bajo.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Begini Penjelasan Plt Kadishub Prabumulih, Soal Pengratisan Parkir Mini Market

Samsul Feri. Foto : Ist/INTERAKINDO.COM PRABUMULIH, INTERAKINDO.COM – Ada sekitar 40 titik parkir di mini market modern di Prabumulih, dikelola...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img