Rabu, Agustus 19, 2026

Final! Aturan Baru Ojol Tentang Tarif Dan Pesan Antar Makan Segera Terbit

Must Read

INTERAKINDO.COM – DPR dan Pemerintah sepakat untuk memfinalisasi Peraturan Presiden (Perpres) terkait ojek online. Perpres ini akan mengatur tarif penumpang, pengiriman barang, hingga pesan antar makanan. Aturan dibuat untuk menyerap aspirasi dan mengakomodasi kepentingan para pelaku transportasi online.

DPR RI bersama Kementerian terkait, satu suara soal finalisasi pembahasan Peraturan Presiden (Perpres) tentang ojek online (ojol). Proses aturan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Agustus atau paling lambat awal September 2026.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, finalisasi tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi pimpinan DPR RI bersama sejumlah kementerian dan pihak terkait di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA :   Jerat Penipu Digital! Polda Sumsel Bekuk Otak Website Palsu Bhayangkara Run 2026

Dasco mengatakan, finalisasi Perpres, tidak hanya mengatur layanan angkutan orang, tetapi juga mencakup angkutan barang dan makanan.

“Alhamdulillah pada hari ini kami telah melakukan finalisasi karena yang diatur bukan cuma untuk urusan ojol angkutan orang saja, tetapi ini sudah masuk angkutan barang dan makanan,” ujar Dasco.

Lebih lanjut, pembagian kewenangan pengaturan tarif dalam Perpres tersebut akan disesuaikan dengan jenis layanan. Tarif angkutan orang akan menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan, sedangkan tarif angkutan barang dan makanan akan diatur oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

BACA JUGA :   Untuk Manjakan Pengguna Kereta Api, KAI Tingkatkan Aplikasi Access by KAI Jadi Access

Sementara itu, untuk para pelaku transportasi online nantinya akan berada dalam pembinaan dan naungan Kementerian UMKM.

“Tarif barang dan makanan itu diatur oleh Komdigi dan tarif angkutan orang diatur oleh Kementerian Perhubungan, dan pelaku transportasi online ini akan diampu atau dinaungi oleh Kementerian UMKM,” jelas Dasco.

Setelah finalisasi di tingkat pemerintah dan DPR, kementerian terkait akan melakukan harmonisasi dengan melibatkan berbagai pihak. Proses tersebut mencakup organisasi atau perwakilan pelaku transportasi online serta para aplikator.

BACA JUGA :   Ariel NOAH Nyanyi di DPR, Suasana Rapat Langsung Cair

“Setelah finalisasi hari ini para kementerian akan melakukan harmonisasi dengan melibatkan pelaku transportasi online atau organisasi-organisasi dan kemudian juga aplikator-aplikator sebelum kemudian akan dikeluarkan Perpres-nya,” kata Dasco.

Keterlibatan para pihak tersebut diperlukan agar regulasi yang diterbitkan nantinya dapat mengakomodasi kepentingan dan menyerap aspirasi para pelaku transportasi online.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Penjelasan Musiala Usai Kolaps Dua Kali: Tetap Optimistis dan Berada di Jalur Pemulihan

INTERAKINDO.COM - Winger Bayern Munich, Jamal Musiala, mengungkapkan bahwa dirinya mengidap "absence seizures" (kejang absens atau petit mal) yang dapat diobati, setelah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img