Minggu, Oktober 4, 2026

Tekan Karhutla di OKI, Herman Deru Siapkan Lima Unit BPBD Kecamatan

Must Read

OKI, INTERAKINDO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menyiapkan langkah penguatan penanggulangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Salah satu langkah yang disiapkan yakni menginisiasi pembentukan lima unit Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat kecamatan yang berada di wilayah rawan karhutla.

Rencana tersebut disampaikan Herman Deru saat memimpin Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla bersama kepala desa dan camat dari wilayah rawan karhutla di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI, Minggu (4/10/2026) sore.

BACA JUGA :   Tanazul Dan Evakuasi Jemaah Terus Berjalan, Poskes Bandara Siaga 24 Jam

Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru berkoordinasi langsung dengan 101 kepala desa, Pemerintah Kabupaten OKI, BPBD, serta unsur TNI dan Polri. Koordinasi dilakukan untuk membahas penanganan karhutla yang tengah terjadi sekaligus menyusun strategi pencegahan agar kejadian serupa dapat ditekan pada masa mendatang.

Lima kecamatan yang menjadi lokasi awal pembentukan unit BPBD tersebut yakni Kecamatan Cengal, Pampangan, Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, dan Sungai Menang.

BACA JUGA :   Gubernur Jatim Khofifah Terima 3 Penghargaan di People of the Year 2021

“Kita berkoordinasi dengan 101 kepala desa, lima kecamatan bersama Pak Bupati dan BPBD serta unsur TNI. Kita ingin menyelesaikan persoalan kebakaran yang saat ini sedang terjadi dan tentu mencegah untuk masa yang akan datang,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, penguatan penanganan di tingkat kecamatan diharapkan dapat mempercepat respons terhadap potensi kebakaran, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi.

BACA JUGA :   Ini Sektor yang Ketiban Berkah Lewat Perputaran Uang Selama Mudik Lebaran 2023

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintahan desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.

Dengan adanya unit penanggulangan bencana di wilayah rawan, penanganan diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Dari Pilkada ke Bursa Ketua Golkar PALI, Eftiyani Tegaskan Siap Berproses

PALI, INTERAKINDO — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) semakin menghangat....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img