INTERAKINDO.COM – Anthony Joshua dan Tyson Fury bersiap untuk saling berhadapan dalam pertarungan terbesar sepanjang sejarah dunia tinju Britania Raya.
Pertarungan antara Anthony Joshua vs Tyson Fury tampaknya siap ditandatangani setelah adanya pengumuman dari Turki Alalshikh di media sosial.
Setelah Fury berhasil menang mudah atas Arslanbek Makhmudov di Stadion Tottenham Hotspur awal bulan ini, Alalshikh langsung mengambil langkah cepat dan mencoba membuat pengumuman pertarungan tersebut dengan memanggil Joshua serta sang promotor, Eddie Hearn, untuk naik ke atas ring.
Namun, tidak ada satu pun dari keduanya yang mendengarkan permintaan tersebut. Hal itu justru berakhir dengan aksi saling sindir secara verbal antara kedua petinju asal Inggris tersebut, di mana Joshua menyebut Fury sebagai orang yang “panjat sosial” (pansos) dan menolak berkomitmen untuk bertarung sebelum kontrak resmi ditandatangani.
Kendati demikian, tampaknya duel raksasa ini akan tetap berjalan. Ketua Otoritas Hiburan Umum (GEA) Arab Saudi, Alalshikh, mengklaim bahwa pertarungan tersebut “sedang terjadi” dalam sebuah unggahan di media sosial X.
Meskipun ia tidak menyebutkan nama pertarungan tersebut secara langsung, pejabat pemerintah Arab Saudi itu menulis: “Untuk teman-temanku di Britania Raya – ini sedang terjadi. Ini sudah ditandatangani.”
Media The Mirror menyebutkan bahwa pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Britania yang telah dinanti selama satu dekade ini kemungkinan akan berlangsung pada November, dan memberikan kesempatan bagi Joshua untuk melakukan satu pertandingan pemanasan terlebih dahulu sebelum duel tersebut.
Turki Alalshikh telah memberikan pembaruan besar terkait rencana pertarungan kelas berat antara Anthony Joshua dan Tyson Fury, di mana bos tinju Arab Saudi tersebut menyampaikan pandangannya secara langsung melalui Netflix menjelang kembalinya sang “Gypsy King” ke atas ring.
Menyusul kemenangan Richard Riakporhe atas Jeamie ‘TKV’ Tshikeva, presenter Josh Denzel langsung menemui Alalshikh, bos tinju Arab Saudi tersebut, yang ternyata memiliki pengumuman besar untuk para penggemar di dalam stadion maupun mereka yang menyaksikan melalui Netflix.
Pria asal Arab Saudi tersebut memberikan bocoran bahwa sebuah “kejutan besar” mungkin akan hadir menjelang akhir malam itu.
“Hari ini kami memiliki kejutan besar. Saya berharap kami bisa mengumumkan pertarungan terbesar dalam sejarah Inggris,” ujarnya, yang tampaknya merujuk pada duel antara AJ (Anthony Joshua) dan Fury.
Alalshikh kemudian bercanda bahwa seseorang harus “menculik” bos Matchroom Boxing, Eddie Hearn. Pernyataan ini dinilai bisa menjadi petunjuk mengapa duel sesama petinju Britania antara AJ dan Fury tersebut belum diumumkan secara resmi pada malam itu.***



