Selasa, September 15, 2026

Kekeringan Mendera, Polisi Datang Bawa 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Muba

Must Read

MUSI BANYUASIN, INTERAKINDO – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Polsek Batanghari Leko, Polres Musi Banyuasin, bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Sebanyak 10.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di Desa Bukit Sejahtera dan Desa Bukit Pangkuasan, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (14/9/2026) sore.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk respons cepat kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih untuk keperluan sehari-hari akibat kondisi kekeringan.

Personel Polsek Batanghari Leko terjun langsung ke sejumlah titik dengan menggunakan armada pengangkut air. Bantuan kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

BACA JUGA :   Gara Bawa Senpi, Pemuda Ini Laju Masuk Bui

Kapolsek Batanghari Leko IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., mengatakan pihaknya berupaya hadir secara langsung ketika masyarakat menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar.

“Kami berupaya hadir secara langsung membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri sekaligus komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agum.

Menurutnya, distribusi air bersih tersebut merupakan langkah cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama pasokan air di wilayah terdampak masih terbatas.

Polsek Batanghari Leko juga terus memantau kondisi masyarakat di wilayah hukumnya. Koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait dilakukan apabila kondisi kekeringan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Polda Sumsel Dorong Polisi Responsif

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., S.H., mengatakan jajaran Polda Sumsel terus mendorong personel di wilayah agar responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

BACA JUGA :   Haru dan Bahagia, 170 Jemaah Haji Prabumulih Akhirnya Kembali ke Kampung Halaman

Menurut Nandang, keterbatasan air bersih akibat kekeringan merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian dan respons cepat dari berbagai pihak.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Pelayanan seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat,” kata Nandang.

Ia menegaskan, keberadaan personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA :   Dalih Pinjam Motor, Pria 45 Tahun Malah Bawa Kabur Honda Blade

Lebih dari itu, polisi juga memiliki peran dalam memberikan pelayanan dan membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat maupun keterbatasan kebutuhan dasar.

Karena itu, Polda Sumsel mendorong penguatan koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, serta unsur terkait lainnya dalam menghadapi persoalan sosial dan dampak kekeringan di sejumlah wilayah.

Penyaluran 10.000 liter air bersih kepada warga Desa Bukit Sejahtera dan Desa Bukit Pangkuasan berlangsung aman dan kondusif.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat selama kondisi kekeringan masih berlangsung, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada warga di Kabupaten Musi Banyuasin. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

JPN Kejari Prabumulih Dampingi Dinkes, Pengadaan Obat dan BMHP Jadi Perhatian

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) memberikan pendampingan hukum terhadap sejumlah kegiatan Dinas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img