Rabu, September 16, 2026

Cegah Karhutla Meluas, Pemkot Prabumulih Perkuat Kesiapsiagaan

Must Read

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Pemerintah Kota Prabumulih memperkuat komitmen dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran Wali Kota Prabumulih H. Arlan dalam Rapat Koordinasi Teknis Penanggulangan Karhutla Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, Selasa (15/9/2026).

Rakor yang dipimpin langsung Kepala BNPB RI tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor BPBD Provinsi Sumatera Selatan. H. Arlan hadir didampingi Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, MA, Ph.D, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., MM, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan.

BACA JUGA :   Bantai Irak 4-1, Norwegia Gusur Prancis Dari Puncak Klasemen Grup I

Selain itu, hadir pula Forkopimda se-Sumsel, jajaran BPBD kabupaten/kota, BMKG Provinsi Sumsel, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam arahannya, Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi, tetapi harus dimulai dari penguatan pencegahan dan kesiapsiagaan.

Menurutnya, langkah penanganan Karhutla perlu dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, hingga pihak terkait lainnya.

BACA JUGA :   Pemkot Prabumulih Serahkan LPJ APBD 2025, DPRD Mulai Pembahasan

Sementara itu, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menekankan pentingnya kesiapsiagaan serta respons cepat ketika terjadi Karhutla di lapangan.

Koordinasi antarinstansi, kata dia, menjadi salah satu kunci agar potensi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru juga menyampaikan komitmen Pemprov Sumsel untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

BACA JUGA :   Manfaatkan Ampas Tebu untuk Peredam Bunyi, MTsN 1 Pati Raih Medali Emas Internasional

Melalui rakor tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin siap menghadapi potensi Karhutla, terutama dengan memperkuat langkah pencegahan, kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta koordinasi dalam penanganan di lapangan.

Pemkot Prabumulih pun menegaskan dukungannya terhadap upaya bersama dalam menjaga wilayah Sumatera Selatan dari ancaman Karhutla sepanjang 2026.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Eks Anggota JI di Sumsel Didorong Tinggalkan Sikap Ekstrem dan Perkuat Peran di Masyarakat

PALEMBANG, INTERAKINDO — Proses transformasi pemahaman pascapembubaran Jamaah Islamiyah (JI) terus mendapat perhatian di Sumatera Selatan. Sebanyak 48 eks...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img