Rabu, September 16, 2026

Kesempatan Kedua untuk Bermimpi, Program Sekolah Kembali Ubah Hidup Puluhan Warga PALI

Must Read

PALI, INTERAKINDO  – Enam tahun lalu, Mesi Saputri harus mengubur impiannya menjadi seorang guru setelah terpaksa putus sekolah akibat kesulitan ekonomi yang melanda keluarganya di masa pandemi Covid-19. Kini, harapan yang sempat padam itu kembali menyala berkat Program Sekolah Kembali yang diinisiasi PT Pertamina EP (PEP) Adera Field.

Saat pandemi, Mesi yang masih duduk di kelas X SMA terpaksa menghentikan pendidikannya. Tak lama kemudian ia menikah muda dan menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga di Pengabuan, Kabupaten PALI, sementara suaminya bekerja sebagai operator alat berat di Palembang.

Meski telah berkeluarga, perempuan berusia 21 tahun itu tak pernah benar-benar melupakan cita-citanya menjadi guru. Kesempatan itu akhirnya datang ketika PKBM Nurul Ilmi menghubunginya untuk mengikuti Program Sekolah Kembali yang didukung PEP Adera Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.

BACA JUGA :   Listrik Muba Naik Kelas, Herman Deru Resmikan Peralihan Pelanggan MEP ke PLN

Melalui program tersebut, Mesi bersama 70 warga putus sekolah lainnya mendapatkan kesempatan menyelesaikan pendidikan Paket C sekaligus mengikuti pelatihan keterampilan menjahit.

Selama mengikuti program, para peserta mempelajari 15 mata pelajaran secara rutin dua kali dalam sepekan. Mereka juga dibekali keterampilan menjahit, mulai dari membuat pakaian hingga tas, sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Usaha keras Mesi membuahkan hasil. Pada pertengahan Juni 2026, ia dinyatakan lulus ujian Paket C.

“Kalau tidak ada program Sekolah Kembali dari PEP Adera, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya mau lanjut kuliah di jurusan PGSD karena sejak kecil saya ingin menjadi guru dan mengajar,” ujar Mesi.

BACA JUGA :   PTBA Catat Penjualan Batu Bara 21,10 Juta Ton di Semester I 2026, Pasar Domestik Tetap Jadi Prioritas

Sembari menunggu proses pendaftaran kuliah, Mesi membuka warung kecil dan menerima jasa menjahit di rumahnya. Keahlian yang diperoleh dari pelatihan kini menjadi tambahan penghasilan sekitar Rp400 ribu per bulan bagi keluarganya.

Program Sekolah Kembali merupakan hasil kolaborasi PEP Adera Field dengan PKBM Nurul Ilmi, PKBM Tiga Dewa, serta pemerintah daerah. Program ini menyasar anak-anak putus sekolah dari jenjang SD hingga SMA di sekitar wilayah operasi perusahaan agar kembali memperoleh akses pendidikan dan keterampilan.

Staf Khusus Bupati PALI, Supran Mastura, mengapresiasi kontribusi Pertamina EP Adera Field dalam membuka kembali akses pendidikan bagi masyarakat.

BACA JUGA :   Lestarikan Budaya, Batik Boek Khaman Kini Jadi Penopang Ekonomi Warga Lubuk Raman

Sementara itu, Manager Community Involvement and Development (CID) Pertamina Hulu Rokan (PHR), Iwan Ridwan Faizal, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan kesempatan kedua bagi masyarakat yang sempat kehilangan akses pendidikan.

“Di balik mereka yang belum sempat mengenyam pendidikan, selalu ada mimpi yang menunggu untuk diwujudkan. Pertamina EP Adera Field hadir untuk mengembalikan harapan itu, memberikan kesempatan kedua agar mereka dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita yang sempat tertunda,” ujarnya.

Melalui Program Sekolah Kembali, PEP Adera Field tidak hanya membantu peserta memperoleh ijazah kesetaraan, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Profil Gus Arif, Mantan Bupati Kebumen yang Diamankan KPK di Kasus HGB Summarecon Bogor

INTERAKINDO.COM — Sosok Arif Sugiyanto atau yang karib disapa Gus Arif tengah menjadi sorotan publik usai terjaring dalam Operasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img