Senin, Mei 25, 2026

Ultimatum Warner Bros, Paramount Punya Seminggu untuk Buktikan Diri Lebih Tajam dari Netflix

Must Read

INTERAKINDO.COM – Dunia hiburan kembali diguncang drama akuisisi raksasa. Warner Bros Discovery (WBD) baru saja menolak mentah-mentah tawaran hostile takeover terbaru dari Paramount Skydance senilai $30 per saham. Meski begitu, pemilik franchise “Harry Potter” ini rupanya belum menutup pintu rapat-rapat.

WBD secara resmi memberikan waktu tujuh hari bagi Paramount untuk memberikan penawaran yang lebih ‘gila’ jika ingin merebut mereka dari pelukan Netflix.

Paramount Mulai ‘Menggoda’, Netflix Masih di Hati

Dewan direksi Warner Bros tampaknya mulai goyah setelah Paramount memberikan kode akan menaikkan harga ke angka $31 per saham. Total nilai yang ditawarkan Paramount untuk seluruh perusahaan mencapai angka fantastis $108,4 miliar (sekitar Rp1.696 triliun!). Bandingkan dengan Netflix yang “hanya” menawarkan $82,7 miliar khusus untuk studio dan bisnis streaming.

Namun, Chairman WBD Samuel DiPiazza Jr dan CEO David Zaslav masih bersikap jual mahal. Dalam surat resminya, mereka menegaskan:

BACA JUGA :   Dunia Terpukau! IMF dan Bank Dunia Kompak Puji Strategi Ekonomi Prabowo, Sinyal Hijau Bagi Indonesia

“Untuk memperjelas, Dewan kami belum memutuskan bahwa proposal Anda kemungkinan besar akan menghasilkan transaksi yang lebih unggul daripada merger dengan Netflix. Kami tetap merekomendasikan dan berkomitmen penuh pada transaksi kami dengan Netflix.”

Loophole Hukum dan Tekanan Investor

Meski masih setia dengan Netflix, Warner Bros kini berada di bawah tekanan besar dari investor aktivis, Ancora Holdings, yang menentang kesepakatan dengan Netflix. Alhasil, Warner Bros menggunakan sebuah “celah hukum” dalam kontrak mereka dengan Netflix untuk bisa bernegosiasi dengan Paramount.

BACA JUGA :   Sejarah Kelam 1998 Terlampaui: Mata Uang Garuda Terkapar, Apa Langkah Bank Indonesia?

Paramount kini punya waktu hingga 23 Februari untuk mengajukan “penawaran terbaik dan terakhir.” Di sisi lain, Netflix juga punya hak untuk menyamai penawaran tersebut jika ingin tetap memenangkan Warner Bros.

Rencana Spin-Off dan Pemungutan Suara

Sambil menunggu “kejutan” dari Paramount, Warner Bros tetap menjadwalkan pemungutan suara pemegang saham pada 20 Maret mendatang terkait tawaran Netflix senilai $27,75 per saham.

Jika kesepakatan dengan Netflix berjalan mulus, Warner Bros berencana memisahkan (spin-off) bisnis kabel mereka—termasuk CNN, TLC, Food Network, dan HGTV—menjadi perusahaan publik baru yang berdiri sendiri.

Netflix Anggap Paramount Cuma ‘Cari Perhatian’

Menanggapi manuver ini, pihak Netflix tetap percaya diri namun sedikit menyindir langkah pesaingnya itu.

BACA JUGA :   Pavel Durov Akui Donor Sperma Sejak 2010, Klaim Lebih dari 100 Anak Lahir di 12 Negara

“Meskipun kami yakin transaksi kami memberikan nilai dan kepastian yang lebih unggul, kami menyadari adanya gangguan terus-menerus bagi pemegang saham WBD dan industri hiburan secara luas yang disebabkan oleh tingkah laku PSKY (Paramount Skydance),” tulis Netflix dalam pernyataan resminya.

Paramount pun tidak main-main. Mereka bahkan membawa jaminan pribadi senilai $40 miliar dari pendiri Oracle, Larry Ellison, untuk meyakinkan pihak Warner Bros bahwa mereka punya uang tunai yang nyata untuk mengeksekusi kesepakatan ini.

Siapa yang akhirnya akan memiliki HBO Max dan Harry Potter? Kita tunggu hasil “adu mekanik” harga saham ini dalam tujuh hari ke depan!***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Final Four Pro Futsal League 2026 – Kembali ke Arena Bersejarah, GOR UNY Siap Meledak dalam Tensi Tinggi Babak Playoff PFL 2025/2026!

INTERAKINDO.COM – Babak pamungkas Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 dipastikan menjadi medan pertempuran taktis tertinggi. Empat kekuatan utama futsal...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img