Rabu, Agustus 26, 2026

Dorong Hilirisasi dan Kemandirian Industri Sumsel

Must Read

OGAN ILIR, INTERAKINDO – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menutup rangkaian kunjungan kerjanya dengan meninjau langsung pabrik pengolahan tepung tapioka di kawasan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (9/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong hilirisasi komoditas lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Selama kurang lebih 30 menit, Herman Deru berkeliling ke area produksi untuk melihat secara langsung proses pengolahan ubi kayu (singkong) menjadi tepung tapioka berkualitas tinggi. Ia juga berdialog dengan pihak pengelola mengenai proses produksi, potensi pengembangan industri, hingga peluang peningkatan nilai tambah komoditas pertanian Sumsel.

BACA JUGA :   Perjuangan Berbuah Manis, UMKM Binaan PHR Ekspor Produk Unggulan ke Jepang

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, pemerintah daerah harus mampu mencari terobosan agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Di tengah efisiensi yang sedang berjalan, masih ada banyak cara agar kita tidak selalu bergantung pada APBN ataupun APBD. Contoh nyata efisiensi dan kemandirian itu bisa kita lihat dari operasional pabrik tapioka ini,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, keberadaan industri pengolahan seperti pabrik tapioka mampu memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian, membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui investasi dan hilirisasi.

BACA JUGA :   Goyang Dunia Investasi, Yayasan Titi Moertolo Siap Gandeng Pendana Internasional di Tengah Badai MSCI

Ia juga menyoroti pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan berbagai potensi daerah. Salah satunya melalui pengembangan industri pendukung, seperti pakan ternak, yang dapat diwujudkan tanpa sepenuhnya mengandalkan pembiayaan pemerintah.

“Ini bisa dikerjasamakan secara terpadu dengan melibatkan pihak pengusaha, kalangan akademisi, maupun para peneliti. Sinergi kuat seperti inilah yang akan membuat roda perekonomian kita tetap berjalan kencang,” tegasnya.

Herman Deru berharap model kolaborasi multipihak atau pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, peneliti, dan masyarakat dapat terus diperluas ke berbagai sektor unggulan di Sumatera Selatan.

BACA JUGA :   Motor Baru Makin Mudah Dimiliki, Yamaha Tawarkan DP Rp800 Ribu dan Tenor Ringan di Prabumulih

Dengan semakin berkembangnya industri hilirisasi berbasis komoditas lokal, Sumatera Selatan diharapkan mampu membangun sektor industri yang lebih mandiri, tangguh, berdaya saing, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Efe Ajagba Siap Bertarung Demi Sabuk Juara Dunia, Daniel Dubois Masuk Incaran

INTERAKINDO.COM — Petinju kelas berat asal Nigeria, Efe Ajagba, bersiap mengambil langkah besar berikutnya dalam karier profesionalnya. Petinju peringkat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img