Sabtu, September 12, 2026

Pelabuhan Tanjung Carat Selangkah Lagi, Konsorsium Resmi Bentuk BUP

Must Read

PALEMBANG, INTERAKINDO – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru memimpin rapat pembahasan konsorsium pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Samudera Pasai Indonesia, dan PT Sumsel Energi Gemilang (Perseroda) di Griya Agung, Palembang, Jumat (10/7/2026).

Rapat tersebut membahas sejumlah langkah strategis untuk mempercepat realisasi pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat, mulai dari penetapan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), komposisi kepemilikan saham konsorsium, hingga tindak lanjut kerja sama antarperusahaan sebagai dasar pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di Sumatera Selatan.

Dalam arahannya, Herman Deru mengatakan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Menurutnya, sejak proyek tersebut diluncurkan, minat berbagai perusahaan untuk terlibat dalam pengembangannya terus meningkat.

BACA JUGA :   Jalur Energi Dunia Terancam, Kapal Tanker Enggan Melintas di Selat Hormuz

“Ketika kita launching Tanjung Carat, sudah terlihat adanya akselerasi dari berbagai perusahaan. Apalagi nanti dengan groundbreaking, tentu akan semakin memberikan kepastian bagi para investor untuk menanamkan modalnya,” ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, rapat tersebut menjadi momentum penting karena seluruh pihak telah mencapai kesepakatan mengenai pembentukan Badan Usaha Pelabuhan yang akan menjadi penggerak utama dalam tahapan pembangunan selanjutnya.

BACA JUGA :   Gelar RAT ke-3 di Cilandak, KOPAXI 80 Fokus Sertifikasi Resmi dan Sejahterakan Anggota Lewat Terobosan-terobosan Bisnis

Herman Deru juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait kepemilikan saham perusahaan BUMN, serta mengutamakan kepentingan daerah di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Selanjutnya kita akan mempersiapkan langkah strategis berikutnya yang diawali dengan groundbreaking. Hasil rapat hari ini menjadi modal besar untuk melanjutkan ke Perjanjian Kerja Sama (PKS),” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menekankan bahwa pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat harus didukung pembangunan infrastruktur penunjang secara terintegrasi, seperti jalan akses menuju pelabuhan, jalan tol, hingga jalur kereta api agar operasional pelabuhan nantinya berjalan optimal.

BACA JUGA :   Edukasi Migas dan UMKM Jadi Magnet, Stan PHR Zona 1 Dinobatkan Terbaik di PIIS 2026

Dalam rapat tersebut juga disepakati nama Badan Usaha Pelabuhan, yakni PT Pelabuhan Internasional Samudera Tanjung Carat, yang akan menjadi perusahaan pelaksana pembangunan sekaligus pengelola Pelabuhan Tanjung Carat di masa mendatang.

Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam percepatan proyek strategis tersebut, sekaligus memperkuat optimisme bahwa Pelabuhan Tanjung Carat akan menjadi pintu gerbang logistik dan perdagangan internasional baru yang mampu meningkatkan daya saing ekonomi Sumatera Selatan. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Indonesia Hadir Sebagai Anggota Penuh, Prabowo Tiba Di KTT Brics India

INTERAKINDO.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, India, pada Jumat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img