Rabu, April 15, 2026

Perkuat Kemitraan dengan PT Difa Media Indonesia, Enqura Bawa Teknologi Anti-Deepfake Kilat ke Pasar Finansial Nasional

Must Read

INTERAKINDO.COM – Menyusul keterlibatan strategis barunya di Indonesia bersama PT Difa Media Indonesia, Enqura, perusahaan teknologi finansial berbasis AI global, telah sukses menyelesaikan roadshow berdampak tinggi di Malaysia dan Indonesia, guna memperkuat kehadirannya di Asia Tenggara.

Roadshow ini dipimpin langsung oleh Metin Karabiber, Founder & CEO Enqura, dan Kerim Alain Bertrand, Penasihat CEO, yang bertemu dengan para pemangku kepentingan utama di sektor perbankan, asuransi, dan fintech di Kuala Lumpur dan Jakarta.

Asia Tenggara: Wilayah Pertumbuhan Strategis

Roadshow ini menyoroti lanskap keuangan digital yang berkembang pesat di Asia Tenggara, khususnya di Malaysia dan Indonesia. Kedua pasar ini menonjol karena skala pasar, momentum regulasi, dan percepatan adopsi digital.

BACA JUGA :   Sosok Multiple Career Woman, drg Hayati Kamelia Pimpin Inovasi Bisnis Kontraktor dan Pembiayaan Melalui PT Kreasi Bangun Energi

Pasar transformasi digital Malaysia diproyeksikan melampaui USD 12,6 miliar pada tahun 2026. Dengan dukungan Bank Negara Malaysia melalui inisiatif seperti MyDigital ID, permintaan akan proses onboarding digital yang aman terus meningkat.

Indonesia menyajikan peluang yang jauh lebih besar. Dengan populasi 282 juta jiwa dan 77 juta orang dewasa yang belum memiliki akses bank (unbanked), negara ini merepresentasikan potensi pasar senilai USD 12 miliar.

Sektor fintech diproyeksikan mencapai USD 11 miliar pada tahun 2033. Di saat yang sama, pasar pencegahan penipuan (fraud) tumbuh pesat, menyoroti kebutuhan mendesak akan solusi verifikasi identitas tingkat lanjut.

BACA JUGA :   Penuhi Standar Keberlanjutan Uni Eropa tentang Perusakan Hutan, PT Kirana Permata Ujicoba Pengiriman SIR

Keterlibatan Pasar dan Kemitraan Strategis

Selama roadshow, Enqura menjalin diskusi strategis dengan berbagai pemimpin industri, termasuk AXA, AmBank Group, Fasset Indonesia, Hong Leong Assurance Berhad, KAF Group, Bank Muamalat, dan Alliance Bank Malaysia. Hal ini mencerminkan minat yang kuat terhadap solusi onboarding digital bertenaga AI dan pencegahan penipuan di seluruh wilayah.

Secara paralel, Enqura memperkuat ekosistem regional melalui kolaborasi dengan mitra kunci, termasuk: Mambu, Malaysia Digital Economy Corporation, Difa Euronika Indonesia, Bluevy, Truestack, Viseteam, dan Masryef.

BACA JUGA :   Perjanjian ART Indonesia-AS Hasilkan Tarif Impor 0%, Siap Ledakkan Ekspor Tekstil 10 Kali Lipat

Mendorong Pertumbuhan dan Inovasi

Inti dari pendekatan Enqura adalah teknologi AI on Mobile Edge, yang memungkinkan verifikasi identitas dan deteksi deepfake dilakukan langsung di perangkat pengguna dalam waktu kurang dari lima detik. Arsitektur ini sangat cocok untuk lingkungan Asia Tenggara yang mengutamakan seluler (mobile-first).

Usai roadshow ini, Enqura kembali dengan deretan peluang baru dan visi jangka panjang yang jelas untuk Asia Tenggara, memposisikan diri sebagai mitra teknologi terpercaya dalam ekosistem keuangan digital yang terus berkembang.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Bencana Bagi Prancis, Ekitike Keluar Lapangan Sambil Ditandu, Dipastikan Gagal ke Piala Dunia 2026

INTERAKINDO.COM – Kabar duka menyelimuti raksasa Inggris, Liverpool, dan tim nasional Prancis. Striker andalan mereka, Hugo Ekitike, tampaknya harus...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img