Kamis, April 16, 2026

Gagal Beruntun Di Perempat Final UCL, Pelatih Madrid Kecam Keputusan Wasit

Must Read

INTERAKINDO.COM – Langkah Real Madrid di ajang Liga Champions Eropa musim ini harus terhenti di babak perempat final, usai disingkirkan klub raksasa Jerman, Bayern Munchen.

Kalah 2-0 di leg pertama, Los Blancos gagal membalikkan keadaan, menyusul kekalahan 4-3 pada leg kedua di markas Munchen, Stadion Allianz, Kamis (16/4) dini hari. Munchen pun akan menghadapi PSG di babak semifinal.

Pertandingan berlangsung menarik sejak laga dimulai. Madrid sempat membuka asa setelah berhasil unggul 3-2 atas Munchen di babak pertama. Brace Arda Guler dan  gol Kylian Mbappe, hanya mampu dibalas oleh sundulan Aleksandar Pavlovic gol Harry Kane.

BACA JUGA :   Dua Gol Raphinha Antar Barca Juara Piala Super Spanyol 2025/2026

Namun kartu merah yang diterima Camavinga pada menit 86, merubah jalannya pertandingan. Tiga menit setelah kartu merah, tuan rumah mencetak gol melalui Luiz Diaz.

Michael Olise memastikan kemenangan Bayern 4-3 dan membuat Madrid kali kedua secara beruntun harus angkat koper di babak perempat final. Musim lalu, Kylian Mbappe dkk juga tersingkir terhenti di babak delapan besar usai disingkirkan Arsenal.

Usai pertandingan, Pelatih Madird Alvaro Arbeloa memberikan kometarnya terkait keputusan wasit yang mengusir Camavinga. Arbeloa menilai, keputusan itu tidak adil dan merusak jalannya pertandingan.

BACA JUGA :   Arsenal Masih Sempurna di Liga Champions, 6 Kemenangan dari 6 Laga

“Pertandingan berakhir dengan kartu merah untuk Camavinga, dan itu adalah sesuatu yang tidak dapat dijelaskan dan tidak adil”.

“Ruang ganti terasa sakit hati; ada rasa ketidakadilan, kemarahan, dan kesedihan melihat bagaimana usaha, pengorbanan, dan semua yang mereka lakukan di lapangan dirusak oleh keputusan wasit itu”, ujar Arbeloa di laman resmi Real Madrid.

Sementara itu, pelatih Munchen Vincent Kompany, memuji penampilan timnya yang telah memberikan segalanya di lapangan.

“Ada banyak emosi dalam pertandingan ini. Kami banyak menguasai bola dan merasa bisa mencetak gol lagi. Tapi mereka (Madrid) sangat cepat dan berbahaya”.

BACA JUGA :   Tugas Berat Liverpool Di Anfield, Usai Kalah Dari PSG

“Yang penting bagi saya adalah: para pemain pantas bermain tanpa rasa takut malam ini. Anda tidak hanya bisa mengatakan itu, Anda juga harus menunjukkannya. Dan mereka melakukannya,” ujar Kompany dalam konferensi pers usai pertandingan.

Hasil buruk ini, membuat Madrid terancam gagal meraih satu trofi pun di akhir musim ini. Sebelumnya, El Real sudah tersingkir dari ajang Copa del Rey dan kalah di final Piala Super Spanyol. Sementara di La Liga, performa Madrid tidak stabil, sehingga kini tertinggal sembilan poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen Liga Spanyol.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

The Gunners Siap Hadapi Atletico Di Semifinal Liga Champions

INTERAKINDO. COM - Arsenal sukses melaju ke babak semifinal Liga Champions usai pada leg kedua bermain imbang tanpa gol...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img