Rabu, Juni 10, 2026

Piala Dunia 2026: 800 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta, Amerika Utara Bakal Panen Raya Ekonomi

Must Read

INTERAKINDO.COM – Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 diprediksi akan menghasilkan output ekonomi global yang fantastis, yakni lebih dari $80 miliar (sekitar Rp1.275 triliun). Lonjakan ini akan mendongkrak berbagai sektor, mulai dari pariwisata, ritel, hingga transportasi dan jasa.

Turnamen ini akan resmi dimulai pada 11 Juni di Stadion Azteca, Meksiko, dan akan diselenggarakan di 16 kota yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Untuk pertama kalinya, format kompetisi akan diperluas dengan menampilkan 48 tim yang bertanding dalam total 104 pertandingan.

BACA JUGA :   Inter Ke Final Coppa Italia Usai 'Comeback' Lawan Como, Hakan Calhanoglu Jadi Inspirator

Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Berdasarkan laporan bersama FIFA dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), ajang ini diperkirakan akan menarik 6,5 juta pengunjung dengan total belanja mencapai $13,9 miliar. Secara keseluruhan, turnamen ini akan berkontribusi sebesar $40,9 miliar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global dan menciptakan sekitar 824.000 lapangan kerja penuh waktu.

Amerika Serikat, yang memiliki 11 kota tuan rumah, diprediksi akan meraup dampak ekonomi terbesar. Di AS saja, turnamen ini diperkirakan menciptakan 185.000 pekerjaan dan menyumbang $17,2 miliar ke ekonomi nasional, serta menghasilkan pendapatan pajak sebesar $3,4 miliar.

BACA JUGA :   Tim Putra Indonesia Lolos ke Final SEA Games 2025 Usai Tekuk Singapura 3–1

Biaya Selangit bagi Penggemar

Namun, di balik kemegahannya, Piala Dunia kali ini akan menjadi beban berat bagi dompet para penggemar. Biaya tiket dan akomodasi melonjak tajam. Rata-rata pengeluaran harian pengunjung internasional diperkirakan mencapai $416 (sekitar Rp6,6 juta) dengan durasi tinggal rata-rata 12 hari.

Di kota-kota seperti Los Angeles, tarif hotel yang biasanya sekitar $227 diprediksi meroket hingga 90% menjadi $480 per malam. Dari sisi tiket, model harga dinamis FIFA akan terus mendorong harga ke atas.

BACA JUGA :   David Benavidez Siap Tarung Lawan Jai Opetaia, Tapi Ogah Pindah ke Zuffa Boxing

Tiket termurah untuk fase grup dimulai dari $700 (Rp11 juta), sementara pada putaran penjualan terakhir, tiket Kategori 1 untuk laga Final dibanderol lebih dari $10.000 (sekitar Rp159 juta).***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Women’s Pro Futsal League 2026 – Peta Final Four Makin Sengit, MSP FC dan Capybara Angel Berjaya, Tiga Tim Ini Malah Angkat Koper Tanpa...

INTERAKINDO.COM - Rangkaian pertandingan sengit Pekan ke-8 Women's Pro Futsal League (WPFL) 2026 di GOR Bung Karno Sukoharjo resmi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img