Selasa, Februari 17, 2026

Canelo Alvarez Siap Bikin Gennady Golovkin Pensiun

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Dua kali bertarung dengan Gennady Golovkin, Canelo Alvarez mencatat hasil kurang memuaskan.

Pada dua dansa beruntun sebelumnya, duel berakhir split draw pada 16 September 2017. Lalu, 15 September 2018, Canelo Alvarez menang angka mayoritas.

Wajar jika orang kemudian meragukan kapasitas Canelo, 31 tahun, di hadapan Golovkin, 40 tahun.

Dalam konferensi pers jelang trilogi di T-Mobile Arena, 17 September 2022, Canelo (57-2-2, 39KO) menyebut pertemuan ketiga dengan Golovkin (42-1-1, 37 KO) sebagai bersifat pribadi. Akan terasa legit jika ia bisa membuat Golovkin pensiun pascapertarungan.

BACA JUGA :   Klub Liga 3 Harus Manfaakan Platform Digital untuk Gerakkan Roda Kompetisi

Konferensi pers digelar pada Jumat (24/6).

Canelo mengakui ketidaksukaannya dengan Golovkin alias GGG. Ia menyebut GGG sebagai phony (lancang) dengan kesan ia menghindari trilogi melalui komentar-komentarnya.

“Sikapnya seolah ia anak manis di hadapan orang,” sebut Canelo. “Ia a—hole. Begitulah ia. Saya tak pura-pura jadi orang baik. Beginilah saya.”

a—hole bisa diartikan sebagai asshole. Artinya sesuai artikulasi yang mengucapkannya dan definisinya bisa berbeda-beda. Tapi, semuanya bersifat negative.

Golovkin sendiri menegaskan tak ada yang bersifat prinadi, dan berpikir ada daging sapi di antara keduanya yang tergencet ketika mereka berpelukan setelah pertarungan kedua. Canelo mencemooh gagasan itu, mengatakan Golovkin ‘tahu’ mengapa Canelo kesal.

BACA JUGA :   Derek Chisora yang Kerap Usil Bocorkan Calon Lawan Daniel Dubois, ‘Jangan Bilang Siapa-siapa,’ Katanya

“Ia selalu bilang saya takut, saya menghindarinya ketika saya bertarung dengan petinju-petinju terbaik di luar sana, sementara ia bertarung dengan petinju kelas D,” tambah Canelo. “Ia bicara banyak hal tentang saya, itu makanya saya sebut ini pribadi.”

 

 

Pada konferensi pers itu juga mencuat soal Canelo yang dituding menggunakan doping clenbuterol jelang rematch mereka.

Golovkin, melalui seorang penerjemah, mengatakan bahwa bintang Meksiko itu seharusnya tidak kehilangan reputasinya setelah dites positif menggunakan obat terlarang clenbuterol sebelum pertarungan kedua mereka pada 2018. Canelo membantah secara sadar menelan zat terlarang tersebut.

BACA JUGA :   Drama Menit Akhir! Gol Rafael Leao dan Kegagalan Penalti Selamatkan Milan Dari Kekalahan

“Sekali ia berbuat salah, itu sama sekali takkan terlupakan,” tandas GGG. “Anda takkan muncul bersih setelah Anda lakukan kesalahan. Itu akan tetap tercatat.”

Karuan saja kata-kata itu bikin Canelo makin kesal dan siap tampil lebih agresif untuk menang KO setelah sebelumnya, 7 Mei lalu, kalah angka dari Dmitry Bivol di duel kelas berat ringan.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Kedaulatan Ekonomi di Atas Segalanya: Azka Aufary Ramli Kritik Liberalisme Tanpa Penguatan Institusi

INTERAKINDO.COM — Di tengah badai ketidakpastian global yang kian sulit diprediksi, tokoh pengusaha sekaligus aktivis ekonomi, Azka Aufary Ramli,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img