Kamis, April 16, 2026

Ogah Divaksin, Novak Djokovic Rela Tak Tampil di Wimbledon dan French Open

Must Read

JAKARTA, interakindo.com – Novak Djokovic, petenis putra No 1 Dunia rela tidak tampil di dua turnamen Grand Slam Wimbledon dan French Open setelah sebelumnya juga ditolak di Australian Open dan dideportasi dari negeri Down Under itu.

“Ya, itu harga yang mau saya bayar,” kata petenis Serbia berusia 34 itu kepada BBC.

Novak Djokovic mengatakan hal itu mengantisipasi kemungkinan ia tak diizinkan tampil karena belum dan tak mau divaksin terkait wabah virus corona. Jika vaksinasi jadi syarat wajib, Dkokovic siap kehilangan peluang menjadi petenis putra terbanyak peraih Grand Slam setelah sebelumnya mengantongi 20 gelar.

BACA JUGA :   Fajar/Fikri Hadapi Sabar/Reza di Semifinal, Peluang ke World Tour Finals Terbuka Lebar

“Saya tahu konsekuensi keputusan yang saya ambil,” katanya. “Saya paham, tanpa vaksin saya tak bisa ke mana-mana. Ya, itu harga yang mau saya bayar.”

Novak Djokovic mengaku masih ingin berkiprah di tenis beberapa tahun lagi. Tapi, ia juga menegaskan, seharusnya setiap orang bebas menentukan pilihan apakah mau atau tidak seseorang memasukkan sesuatu ke dalam tubuh mereka. Kebebasan itu, menurutnya, lebih penting dari gelar apapun, termasuk suntik vaksin Covid 19.

BACA JUGA :   Lama Tak Terdengar Kabarnya, Andy Ruiz Jr Ingin Segera Naik Ring

“Saya tidak pernah antivaksin,” tambahnya seraya mengatakan ia juga divaksin ketika kecil. “Tapi, saya juga mendukung kebebasan memilih boleh-tidaknya orang masukkan sesuatu ke dalam tubuh kita.”

“Saya mengerti dan melihat bahwa secara global, semua orang berusaha keras untuk menangani virus ini, semoga, virus ini segera berakhir.”

Djokovic dan Roger Federer saat ini sama-sama mengantongi 20 gelar Grand Slam. Ia berpeluang merebut lebih banyak gelar Grand Slam karena Federer kini lebih banyak berkutat dengan cedera.

BACA JUGA :   Hore, Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17

Di Australian Open, Djokovic sempat diizinkan tampil sebagai pengecualian karena ia baru saja terpapar Covid 19. Izin itu memicu kemarahan rakyat Australia dan kedatangan Djokovic akhirnya ditahan pihak imigrasi.

Menteri Imigrasi Alex Hawke kemudian membatalkan visa Djokovic serta memulangkannya karena dikhawatirkan kehadirannya akan memicu sentiment antivaksin, yang menurut Djokovic masih bisa diperdebatkan. ***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Bisnis Maut Beromzet Miliaran: Bareskrim Polri Sita Ribuan Tabung N2O Ilegal di Jantung Jakarta

INTERAKINDO.COM – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh video penggerebekan sejumlah pabrik yang memproduksi gas N2O (Nitrous Oxide) ilegal dengan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img