Rabu, September 16, 2026

116 Hotspot Terdeteksi di Sumsel, Luas Karhutla Tembus 404 Hektare

Must Read

PALEMBANG, INTERAKINDO — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan terus dikebut. Hingga 14 September 2026, estimasi luas lahan yang terbakar mencapai 404,22 hektare.

Data tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Karhutla secara virtual, Selasa (15/9/2026). Rakor dipimpin langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Djamari Chaniago, dan diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra.

Dalam rakor, terungkap sebanyak 116 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di Sumsel. Sementara titik api atau fire spot yang ditemukan mencapai 20 titik.

BACA JUGA :   Proses Belajar-Mengajar Anak Didik Terdampak Erupsi Semeru Tak Boleh Berhenti

Dari total estimasi lahan terbakar tersebut, Satgas Karhutla telah berhasil melakukan pemadaman terhadap 319,97 hektare.

Rinciannya, pemadaman melalui Satgas Darat mencapai 289,97 hektare, sedangkan pemadaman melalui Satgas Udara dengan metode water bombing mencapai 30 hektare.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 84,25 hektare area terbakar yang belum sepenuhnya tertangani. Area tersebut ditargetkan dapat dipadamkan pada Selasa (15/9/2026).

Menko Polkam Djamari Chaniago menekankan agar seluruh instansi terkait menjaga konsistensi dan akurasi data dalam penanganan Karhutla.

BACA JUGA :   Sinergi Lintas Sektor, Polda Sumsel Gelar Rakor Pengawasan Distribusi BBM di SPBU

Menurutnya, keseragaman data antarinstansi sangat penting agar informasi mengenai luasan lahan terbakar dapat disampaikan kepada masyarakat secara terbuka dan akurat.

“Harus segera kita rangkumkan data secara tepat, termasuk kasus yang sudah ditangani dan segera kita sampaikan kepada masyarakat atas penanggulangan dan penanganan yang kita laksanakan,” tegas Djamari.

Ia juga mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam upaya penanganan Karhutla dan meminta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar penanggulangan di lapangan berjalan optimal.

BACA JUGA :   800 Peserta dari 9 Daerah Meriahkan Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Sumsel 2026

Rakor tersebut turut dihadiri Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumsel.

Data Karhutla Sumsel per 14 September 2026:

  • Hotspot kepercayaan tinggi: 116 titik
  • Fire spot: 20 titik
  • Estimasi luas terbakar: 404,22 hektare
  • Berhasil dipadamkan: 319,97 hektare
  • Pemadaman Satgas Darat: 289,97 hektare
  • Pemadaman water bombing: 30 hektare
  • Sisa area terbakar: 84,25 hektare

(ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Kolaborasi Lintas Instansi, PALI Dorong Kepatuhan Bayar Pajak Kendaraan

PALI, INTERAKINDO — Jangan sampai urusan pajak kendaraan hanya diingat ketika masa berlaku administrasi hampir habis. Di Kabupaten Penukal...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img