Senin, Oktober 26, 2026

Dana Operasional SPPG Macet, BGN: Banyak yang Tak Disiplin Pakai Anggaran

Must Read

INTERAKINDO.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sejumlah faktor yang menyebabkan dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak cair pada virtual account. Kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan pelaporan penggunaan dana, kesesuaian data penerima manfaat, serta disiplin SPPG dalam menggunakan anggaran.

Penjelasan tersebut disampaikan BGN menyusul adanya sejumlah SPPG yang menyampaikan belum dapat melayani penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dana operasional belum tersedia pada virtual account mereka.

Juru Bicara BGN Tysa Novenny menjelaskan, salah satu faktor yang menyebabkan dana operasional SPPG tidak cair adalah tidak dilaksanakannya pelaporan penggunaan dana harian melalui Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN).

BACA JUGA :   Jubir BGN: Bangunan Temuan Jenazah di Kendal Tak Terkait MBG

“Yang pertama, karena SPPG yang bersangkutan tidak melakukan pelaporan penggunaan dana harian dalam SIPGN atau Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan,” jelas Tysa, Senin (26/10).

Menurutnya, kewajiban pelaporan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pencairan dana operasional tidak dapat dilepaskan dari kepatuhan SPPG dalam menjalankan mekanisme administrasi yang telah ditetapkan.

BACA JUGA :   Satres Narkoba Polres OKU Timur Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Gumuk Rejo

Selain persoalan pelaporan, yang dapat menyebabkan dana operasional SPPG tidak tersedia adalah ketidaksesuaian data penerima manfaat yang dilayani dengan data yang telah ditetapkan.

Kesesuaian antara penerima manfaat yang dilayani dengan data SPS-2 diperlukan agar pelaksanaan Program MBG berjalan tepat sasaran sekaligus memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

“Kemudian yang kedua, SPPG yang bersangkutan melayani penerima manfaat MBG yang tidak sesuai dengan data SPS-2, yaitu data Surat Penetapan Sementara Penerima Manfaat 2,” jelasnya.

BACA JUGA :   Hengky Kurniawan Colek Menhub Soal Terminal Gedong Lima

Selain dua faktor tersebut, Tysa menyebut kondisi dana operasional yang tidak tersedia juga dapat terjadi apabila SPPG mengalami kehabisan dana akibat penggunaan anggaran yang tidak disiplin.

“Atau bisa saja SPPG yang bersangkutan itu juga mengalami kehabisan dana karena tidak disiplin dalam penggunaan dana sebagaimana yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya,” tutup Tysa.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Pesan Keras Wali Kota Lubuk Linggau: Jabatan Bukan Sekadar Kedudukan

LUBUK LINGGAU, INTERAKINDO – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, melantik dan mengambil sumpah jabatan 99 pejabat di lingkungan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img