Jumat, Oktober 2, 2026

Murat Gassiev Layangkan Protes Resmi, Anthony Joshua Tegaskan Siap Hadapi Sang Juara WBA

Must Read

INTERAKINDO.COM — Duel akbar antara Anthony Joshua dan Tyson Fury pada 11 Desember mendatang di Principality Stadium, Cardiff, Wales, kian memanas. Selain mempertaruhkan gengsi sebagai pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Britania Raya, laga ini berpotensi memperebutkan gelar juara dunia kelas berat WBA ‘Super’.

Jika terealisasi, ini akan menjadi momen bersejarah pertama dalam divisi kelas berat di mana sabuk WBA ‘Super’ diperebutkan oleh dua petinju yang sama-sama tidak sedang memegang gelar juara dunia.

Namun, potensi perebutan gelar tersebut memicu protes keras dari kubu petinju Rusia, Murat Gassiev. Petinju berusia 32 tahun itu dianugerahi gelar juara kelas berat WBA setelah Oleksandr Usyk mengosongkan seluruh sabuk juaranya pada Juni lalu. Gassiev bahkan telah berhasil mempertahankan gelar tersebut saat mengalahkan Peter Kadiru pada Juli.

BACA JUGA :   Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Pilih Lanjutkan Karir Di Liga Turki Bersama Trabzonspor

Menurut catatan, Gassiev merebut sabuk kelas berat WBA regular setelah mengalahkan Kubrat Pulev dengan LP ronde 6 pada Desember 2025. Statusnya kemudian dinaikkan menjadi juara penuh setelah Oleksandr Usyk melepaskan semua sabuk gelarnya. Gassiev sukses mempertahankan gelarnya dengan kemenangan TKO ronde 6 atas Peter Kadiru pada Juli 2026.

Karena itu, agak aneh memang jika WBA mengklaim pemenang duel Joshua vs Fury akan ditetapkan sebagai juara super.

BACA JUGA :   Senegal Boleh Hancur di Piala Dunia 2026, Tapi Sadio Mane Tetap Jadi Ulama Nyata di Luar Lapangan!

Karena itu, tim hukum dan ko-promotor Gassiev, John Wirt, melayangkan keberatan resmi kepada pihak WBA. Mereka menuntut federasi untuk membantah laporan tersebut dan tidak mengambil tindakan yang merugikan status Gassiev sebagai pemegang gelar resmi.

“Jika ada yang seharusnya bertarung untuk gelar WBA Super kelas berat, dialah Murat Gassiev sebagai juara bertahan, bukan dua petinju yang saat ini tidak memegang gelar dunia sama sekali,” tegas Wirt dalam pernyataan resminya.

BACA JUGA :   Menang Tipis 1-0, Pantai Gading Bayangi Jerman Di Puncak Klasemen Grup E

Joshua sendiri tak begitu peduli dengan polemik itu. Yang pasti, ia mengungkapkan rencananya usai menghadapi The Gypsy King pada Desember mendatang. Dalam wawancara dengan talkSPORT seusai konferensi pers peluncuran duelnya menegaskan komitmen sang mantan juara dunia.

Saat ditanya siapa lawan yang ingin dia hadapi selanjutnya jika berhasil mengalahkan Fury, Joshua hanya menjawab singkat dan tegas:

“Murat Gassiev.”

Sikap kesatria Joshua ini dipastikan menjadi kabar baik bagi kubu Gassiev yang menuntut keadilan status di panggung perpertarungan kelas berat dunia.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Udara PALI Memburuk, ISPU Tembus 327 dan Masuk Kategori Berbahaya

PALI, INTERAKINDO — Peringatan serius muncul terkait kondisi kualitas udara di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img