INTERAKINDO.COM – Jon Jones bersedia bertarung melawan Oleksandr Usyk—tetapi bukan di ring tinju.
Usyk sebelumnya mengumumkan bahwa ia hanya akan melakoni satu pertarungan terakhir sebelum pensiun, seiring keputusannya melepas sabuk juara dunia WBA, IBF, dan WBC miliknya.
Petinju asal Ukraina tersebut kemudian diyakini tengah mempertimbangkan Jon Jones bersama Deontay Wilder sebagai opsi untuk laga pamungkasnya di ring tinju.
“Bones” memang merupakan megabintang dan legenda MMA, namun ia kurang aktif di UFC dalam beberapa bulan terakhir, bahkan belum bertarung lagi sejak kemenangannya atas Stipe Miocic pada 2024.
Banyak pihak sempat menduga bahwa ia kemungkinan besar akan mempertimbangkan laga lintas disiplin di dalam ring segi empat, mengikuti jejak Francis Ngannou dan Conor McGregor.
Namun, petarung asal Amerika Serikat tersebut kini menutup rapat peluang hijrah ke cabang olahraga lain. Ia menegaskan hanya akan menghadapi Usyk jika sang petinju mau melangkah masuk ke dalam kandang (oktagon).
“Sama sekali tidak [tertarik]. Usyk tetaplah Usyk,” ujar Jones kepada Ring Magazine.
“Dia adalah salah satu petinju kelas berat terbaik sepanjang masa.”
“Saya juga tahu bahwa dia berlatih gulat, dan gulat telah menjadi bagian besar dari latihannya selama bertahun-tahun, yang mungkin menjadi alasan mengapa dia begitu dominan dalam posisi clinch.”
“Jika dia ingin menguji kemampuan tempur totalnya, saya akan dengan senang hati melayaninya.”
“Tetapi untuk membatasi diri saya sendiri dengan hanya menggunakan tangan, itu bukan dunia asal saya. Saya bukan seorang petinju.”
“Dan saya tidak menganggap Usyk sebagai petarung yang lengkap. Saya rasa dunia pun tahu apa yang akan terjadi jika kami dikunci di dalam satu ruangan yang sama.”
Jones saat ini masih terikat kontrak dengan UFC, meskipun ia sendiri sempat beberapa kali melontarkan ide untuk pensiun.
Apa Langkah Usyk Selanjutnya?
Usyk sebenarnya cukup sering berbicara tentang peluang beralih ke MMA, bahkan sempat mengadakan pembicaraan dengan Jake Paul mengenai potensi bentrokan.
Namun, mengingat usianya yang sudah berada di pengujung karier, skenario tersebut tampaknya sangat tidak mungkin terjadi kecuali ada tawaran uang dalam jumlah yang sangat fantastis.
Kini, tampaknya jauh lebih realistis jika pertarungan terakhir Usyk akan mempertemukannya dengan Deontay Wilder.
Kedua petarung ini sebelumnya sempat bernegosiasi untuk berduel, namun rencana tersebut runtuh dan membuat keduanya mengambil jalan masing-masing; di mana Wilder berhasil mengalahkan Chisora, sementara Usyk menumbangkan Verhoeven.
Meski begitu, proses negosiasi kini dikabarkan telah kembali berjalan, dengan promosi Zuffa Boxing milik Dana White yang kemungkinan besar akan terlibat secara mendalam.***



