INTERAKINDO.COM — Legenda hidup tinju dunia asal Filipina, Manny Pacquiao, berpotensi memberikan kejutan besar dengan masuk ke dalam daftar pertarungan ajang megaduel Anthony Joshua versus Tyson Fury.
Satu-satunya juara dunia delapan divisi dalam sejarah tinju tersebut dilaporkan tengah menjalin negosiasi untuk bertarung melawan pemegang sabuk juara kelas ringan super WBO sekaligus bintang pound-for-pound, Shakur Stevenson.
Berdasarkan laporan BoxingScene, raksasa platform streaming Netflix berambisi menghadirkan pertarungan berprofil tinggi lainnya untuk mengawal ajang utama yang dijadwalkan secara tentatif pada 11 Desember di Cardiff, Wales.
Meski draf kesepakatan resmi belum dikirimkan kepada kedua petinju, promotor Stevenson dari Zuffa Boxing telah menjalin komunikasi langsung dengan penasihat Pacquiao, Jas Mathur.
Mengingat gelaran ini ditargetkan tayang pada jam tayang utama Amerika Serikat meskipun bertempat di Inggris Raya, kehadiran dua nama besar yang memiliki basis penggemar masif di AS sangat sejalan dengan visi Netflix.
Pihak Netflix awalnya mendorong agar gelaran ini dihelat di Madison Square Garden (MSG), New York. Namun, klausul dalam kontrak Anthony Joshua yang mewajibkan pertarungan berlangsung di daratan Inggris membuat rencana itu dialihkan ke Stadion Principality di Cardiff, bukan Stadion Wembley karena memiliki atap yang bisa ditutup. Fitur ini penting untuk malam Desember yang dingin dan berpotensi hujan.
Pacquiao, yang akan genap berusia 48 tahun tepat enam hari setelah tanggal rencana pementasan Joshua vs Fury, sebelumnya hampir merebut gelar juara kelas welter WBC dari Mario Barrios pada Juli lalu usai mengakhiri masa pensiunnya selama empat tahun.
Banyak pihak menilai Pacquiao tampil cukup dominan untuk menang, namun juri akhirnya memutuskan hasil imbang mayoritas.
Petinju berjuluk ‘PacMan’ itu sempat bernegosiasi untuk laga tanding ulang melawan Floyd Mayweather pada September. Namun, keputusan hakim mengharuskan Mayweather terlebih dahulu menjalani laga eksibisi melawan Mike Tyson. Alhasil, Pacquiao kini membuka peluang bertarung melawan Stevenson sambil menunggu kepastian tersebut.
Di sisi lain, Shakur Stevenson baru saja mengukuhkan diri sebagai juara dunia empat divisi pada Januari lalu usai merebut sabuk WBO kelas ringan super dari Teofimo Lopez di MSG. Tak lama setelah kemenangan itu, petinju berusia 29 tahun tersebut menandatangani kontrak multipertarungan dengan Zuffa Boxing, entitas tinju yang disokong pendanaan Arab Saudi dan dipimpin Dana White.
Skenario duel akbar antara Stevenson dan juara kelas welter WBO, Devin Haney, sempat ramai dibahas di media sosial pada Juli lalu. Namun, seperti yang kerap terjadi di era tinju modern, duel tersebut gagal terealisasi. Kini, Stevenson tengah dalam penjajakan untuk menghadapi Pacquiao, sosok petinju senior yang berusia 18 tahun lebih tua darinya.***



