Sabtu, Agustus 1, 2026

Selamat Jalan Capitano! Franco Baresi Wafat Usai Setahun Berjuang

Must Read

INTERAKINDO.COM – Dunia sepak bola Italia berduka. Legenda AC Milan dan Timnas Italia, Franco Baresi, meninggal dunia di usia 66 tahun pada Jumat 31 Juli 2026. Baresi wafat setelah berjuang selama setahun melawan penyakit paru-paru. Tahun lalu ia menjalani operasi pengangkatan nodule paru dan perawatan imunoterapi.

AC Milan, klub yang dibela Baresi selama 20 tahun karier profesionalnya, mengumumkan kabar duka tersebut melalui sebuah pernyataan.

“Mengabarkan kepergian sosok yang menjadi jantung dan jiwa AC Milan sungguhlah berat. Namun, segenap insan Klub dan seluruh Milanisti harus terus menghidupkan kenangan akan Franco Baresi. Kita harus tegar dan mengerahkan segala daya, bahkan di saat-saat yang penuh duka ini.”

“Demi mengenang Franco, kita bersatu padu, meyakini bahwa ia akan terus membimbing dan memotivasi kita dalam perjalanan Rossoneri ini. Selamanya. Karena Baresi adalah sosok yang abadi.” Tulis pernyataan Milan di laman resminya.

Legenda sekaligus mantan kapten Milan lainnya, Paolo Maldini, yang mewarisi ban kapten dari Franco Baresi, turut menyampaikan pesan yang penuh haru.

BACA JUGA :   Musnahkan Barang Bukti Inkra, Ini Dilakukan Kejari Prabumulih

“Anda melindungi saya saat masih kecil, membimbing saya ketika beranjak dewasa, dan menginspirasi saya sebagai seorang pria. Anda adalah pemain terbaik yang pernah saya miliki kehormatannya untuk bermain bersama. Kami akan merindukanmu, Kapten. Namun cahaya bintangmu akan terus menyertai kami selamanya.” Kata Maldini di akun Instagram resminya.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, juga menyampaikan belasungkawa melalui situs resmi FIGC.

“Sepak bola Italia telah kehilangan salah satu legendanya, seorang juara luar biasa yang sepanjang kariernya hanya mengenakan dua seragam: Milan dan Azzurri. Itu adalah pilihan yang romantis, yang membuatnya pantas mendapat tempat istimewa di hati para penggemar dan jutaan rakyat Italia.” Tutur Malago.

Presiden FIFA Gianni Infantino, turut sampaikan rasa belasungkawa dengan mengatakan, “Seorang kapten yang abadi, sebuah kisah yang abadi. Franco Baresi dulu, kini, dan akan selalu menjadi sosok yang tak lekang oleh waktu.”

BACA JUGA :   Delegasi Kota Berlin Puji Konsep Kampung Susun Akuarium di Jakarta

Rival sekota AC Milan, Internazionale, juga menyampaikan belasungkawa.

“Selamat jalan, Franco Baresi, tokoh utama dalam begitu banyak Derby Milan dan salah satu figur yang paling membentuk sejarah rivalitas ini. Sebagai kapten, sosok tim, dan simbol AC Milan, ia menjalani setiap pertandingan melawan Inter dengan semangat kompetisi sekaligus rasa hormat, dalam rivalitas yang telah melahirkan begitu banyak halaman bersejarah dalam sepak bola Italia. Presiden Giuseppe Marotta dan seluruh keluarga besar FC Internazionale Milano menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Baresi, saudaranya Beppe, serta AC Milan atas kehilangan ini.”

Juventus, klub yang paling sering dihadapi Baresi sepanjang kariernya dengan total 40 pertemuan, juga menyampaikan penghormatan.

“Ada sosok yang masuk ke dalam sejarah berkat bakatnya. Ada pula sosok yang, karena kemanusiaannya, akan dikenang selamanya. Franco Baresi adalah keduanya. Kelas, gaya, kepemimpinan, dan rasa hormat, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia menjadi teladan bagi berbagai generasi pemain dan penggemar, serta dicintai dan dihormati oleh seluruh pencinta sepak bola. Kenangannya akan hidup selamanya. Juventus Football Club menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Baresi dan AC Milan atas kehilangan yang begitu besar ini.”

BACA JUGA :   Kalah Dari Napoli, Juve Gagal Tembus Posisi 5 Besar Klasemen

Selama 20 musim berkarier di AC Milan, Franco Baresi mempersembahkan total 18 gelar resmi tingkat domestik dan internasional, termasuk 6 gelar Serie A dan 3 trofi Liga Champions. Nomor punngung 6 miliknya pun dipensiunkan Milan sebagai bentuk penghormatan untuk legenda klub.

Di level timnas, Baresi tercatat 81 kali memperkuat Gli Azzurri dan berhasil memenangi Piala Dunia 1982. Baresi juga turut masuk skuat Italia dalam gelaran Piala Dunia 1990 di kandang sendiri, dan menjadi kapten saat Azzurri runner up Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Monster Gol Liga Soeratin U15, Al Rapha Cetak Hattrick Kedua dan Tembus Puncak Top Skor

INTERAKINDO.COM — Nama Muhammad Rizky Al Rapha semakin melambung tinggi di panggung Liga Soeratin U15 Piala Gubernur. Striker belia...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img