Jumat, Oktober 16, 2026

Prabowo Terima Kartu Anggota NU Seumur Hidup Saat Tutup Muktamar Ke-35

Must Read

INTERAKINDO.COM – Sidang anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara resmi menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.

Penetapan tersebut diambil melalui musyawarah AHWA yang berlangsung dalam Muktamar ke-35 NU, di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) pagi.

Keputusan hasil musyawarah tersebut dibacakan salah satu anggota AHWA, KH Anwar Iskandar, di hadapan peserta Muktamar.

“Setelah melakukan musyawarah dari lima nama calon yang diajukan, maka anggota Ahlul Halli wal Aqdi secara mufakat memutuskan untuk memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026–2031,” kata Kiai Anwar saat membacakan berita acara Rapat AHWA.

BACA JUGA :   Ini Nama-nama 89 Jemaah Haji Indonesia Wafat Sepanjang Musim Haji 1443H/2022

Selain ketua umum, Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara mufakat menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026–2031. Keputusan itu dibacakan sehari sebelumnya, pada Minggu (30/8/2026).

“Setelah melakukan musyawarah tertutup, anggota Ahlul Halli wal Aqdi secara mufakat memutuskan bahwa nama Kiai Haji Miftachul Akhyar dipilih menjadi Rais Aam Pengurus Besar masa khidmah 2026–2031,” ujar KH Anwar Iskandar saat membacakan Berita Acara Rapat AHWA.

BACA JUGA :   Siswa Aliyah di Kediri Temukan Alat Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Ini menjadi periode kedua bagi KH Miftachul Akhyar, yang  sebelumnya merupakan Rais Aam PBNU periode 2021-2026.

Rangkaian Muktamar ke-35 NU ditutup dengan pidato dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan kehadirannya pada penutupan Muktamar ke-35 NU merupakan bentuk pemenuhan janji setelah dirinya mendapat informasi bahwa kartu anggota NU miliknya telah tersedia.

“Saya terkesan, saya memenuhi janji saya. Karena saya dapat telpon beberapa hari yang lalu berita dari Gus Yahya, ” Kartu anggota sudah ada”. Makanya saya datang. Saya datang karena janji, janji harus dipegang,” kata Prabowo.

BACA JUGA :   Saat Musibah Datang, Kepedulian Menjadi Harapan

Prabowo menyampaikan bahwa penerimaan kartu tersebut menjadi kehormatan tersendiri baginya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk bekerja bersama NU dan seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Prabowo, NU sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan Islam terbesar di Indonesia memiliki kepentingan besar pula terhadap peningkatan kesejahteraan warganya. Karena itu, pemerintah yang dipimpinya akan berfokus pada upaya mengangkat sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia keluar dari kemiskinan.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Densus 88 Bekali 100 PPPK Kemenag di Palembang, Waspadai Penyebaran Paham Ekstrem di Media Sosial

PALEMBANG, INTERAKINDO – Penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) kini menjadi tantangan serius di tengah derasnya arus informasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img