Jumat, Oktober 16, 2026

Kakanwil Ditjen PAS Sumsel Motivasi Warga Binaan Rutan Prabumulih Jadi Pribadi Lebih Baik

Must Read

PRABUMULIH, KORANPLUS.COM – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjen PAS) Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, memberikan penguatan dan tausiyah kepada warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih dalam kegiatan Sholat Jumat bersama yang berlangsung khidmat.

Dalam tausiyahnya, Yulius Sahruzah menyampaikan pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta membangun akhlak yang lebih baik.

Ia mengajak warga binaan agar memanfaatkan masa pembinaan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri, meninggalkan perilaku negatif, dan menumbuhkan tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik pada masa mendatang.

BACA JUGA :   Macan Kemayoran Belum Raih Kemenangan Di Piala Presiden, Tahan Seri Wakil Thailand, Port FC

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Manfaatkan masa pembinaan ini dengan sungguh-sungguh, perkuat keimanan, tingkatkan kualitas ibadah, dan jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk menata masa depan,” pesannya.

Selain memberikan tausiyah, Yulius juga memotivasi warga binaan agar tetap menjaga semangat, kesabaran, dan kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan.

BACA JUGA :   Purbaya Buka Peluang Kerja Baru! Menyediakan 300 Kursi Untuk Lulusan SMA

Menurutnya, perubahan menuju kehidupan yang lebih baik harus dimulai dari kesadaran diri dan kemauan untuk memperbaiki kesalahan. Dengan bekal keimanan, akhlak yang baik, serta kedisiplinan, warga binaan diharapkan mampu mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Prabumulih, Sandy Wiguna, S.Kom., M.Si., mendukung penguatan pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual bagi warga binaan.

Kegiatan Sholat Jumat bersama ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter warga binaan agar semakin religius, memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri, serta mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

BACA JUGA :   Kesultanan Kadriyah Pontianak Resmikan Gelar Datuk I Puatta untuk LaNyalla

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan warga binaan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, meningkatkan kualitas ibadah, dan menumbuhkan sikap positif sebagai bekal untuk kembali berbaur dengan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dan warga binaan, sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang religius, harmonis, dan kondusif. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Densus 88 Bekali 100 PPPK Kemenag di Palembang, Waspadai Penyebaran Paham Ekstrem di Media Sosial

PALEMBANG, INTERAKINDO – Penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) kini menjadi tantangan serius di tengah derasnya arus informasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img