Senin, Agustus 24, 2026

Dihadapan DPR, Forkom Pati Suarakan RUU Perampasan Aset Dan Ketegasan Aparat

Must Read

INTERAKINDO.COM – Forum Komunikasi Rakyat Pati, melakukan pertemuan dengan pimpinan DPR, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Sari Yuliati hingga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.

Sejumlah keluh-kesah dan aspirasi masayarakat disampaikan oleh Lukman Hakim selaku perwakilan Forum Komunikasi Rakyat Pati. Ada tiga poin utama yang ditekankan Lukman dalam acara audiensi itu.

Poin pertama, masayarakat meminta DPR untuk menjelaskan pembahasan RUU Perampasan Aset, yang belum juga disahkan.

BACA JUGA :   Menyusul Tragedi Tabrakan Kereta Api, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Perempuan di Tengah, Begini Kata Dirut KAI

“Yang pertama poin yang akan kami sampaikan terkait dengan percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, Pak. Sampai sejauh mana Bapak-bapak, Ibu-ibu Wakil Ketua DPR RI hari ini, walaupun sebenarnya ada di Komisi III, paling tidak biar kami tahu sampai sejauh mana pembahasannya.” Ujar Lukman.

Forum Komunikasi Rakyat Pati juga menuntut ketegasan aparat penegak hukum terkait masalah keamanan yang terjadi di Pati.

BACA JUGA :   Antibodi Terbentuk 1-2 Pekan Pascavaksinasi, Pemudik Jangan Tunda Vaksinasi Booster!

”Bapak-bapak Ibu-ibu yang terhormat untuk mendorong para aparat penegak hukum, khususnya kepolisian. Sudah satu tahun kami diacak-diacak. Kami menuntut ketegasan.” Lanjut Lukman.

Poin ketiga yang disampaikan meminta adanya regulasi soal media sosial dan konten kreator, untuk mencegah tersebarnya hoaks seputar isu negatif soal Pati di masyarakat.

“Terus selanjutnya ada poin yang ketiga. Perlu adanya sebuah regulasi. Mungkin ini di Komisi I ya kaitan dengan, apa namanya, media sosial, konten-konten kreator. Jadi gorengannya itu sampai media resmi kalah, Pak. Hoaks-hoaksnya luar biasa,” pungkas Lukman.

BACA JUGA :   Bruno Datang Bawa Mental Petarung! Lini Tengah Arsenal Makin Ngeri

Sementara itu, Agung dari perwakilan nelayan Pati menyebut kondisi di Pati berdampak ke mata pencaharian para nelayan.

“Nelayan Kabupaten Pati sangat terasa dampaknya. Dari investor-investor yang akan masuk, semuanya ketakutan akan Kabupaten Pati.”

Menanggapi keluhan dan aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut kehadiran Forum Komunikasi Rakyat Pati. Ia memastikan DPR akan mendengarkan aspirasi dengan baik.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Polisi Tangkap Empat Tersangka Kasus Pembunuhan Petinju Juara Dunia

INTERAKINDO.COM - Kepolisian Afrika Selatan telah menangkap empat orang tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan mantan juara dunia tinju,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img