Minggu, Agustus 23, 2026

Bawa PSF FA Tekuk UMS 1905, Si Kembar Leo dan Enzo Tampil Ciamik di Liga Soeratin U15

Must Read

INTERAKINDO.COM – Menjadi pesepak bola profesional adalah impian besar bagi banyak remaja di Indonesia. Harapan serupa juga dipelihara erat oleh si anak kembar kelahiran 11 September 2011, Leonardo Robinson Samosir (Leo) dan Lorenzo Lukas Robinson Samosir (Enzo).

Saat ini, keduanya sedang menempa diri dan meniti masa depan di Akademi Pancoran Soccer Field (PSF FA), Jakarta Selatan.

Kekompakan si kembar terlihat jelas pada Pekan ke-6 Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026. Leo dan Enzo dipercaya tampil sebagai starting line-up saat PSF FA sukses menundukkan UMS 1905 dengan skor 3-1.

Di dalam lapangan, Enzo yang mengenakan nomor punggung 25 bertugas mengawal lini pertahanan. Sementara sang saudara kembarnya, Leo, yang memakai jersey nomor 28, dipercaya menjaga ketajaman tim di area tengah hingga depan.

BACA JUGA :   Edgar Berlanga 1000% Yakin Bisa Pensiunkan Canelo Alvarez

Chemistry serta kelincahan mereka berdua menjadi kunci permainan PSF FA. Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Arenz Lesmana Yuzhaki pada menit ke-27, PSF FA berhasil bangkit dan membalikkan keadaan lewat dua gol Rival Aditya Naya (36′ dan 42′) serta satu gol penutup dari Muhammad Bagas Tri Putra (47′).

“Menyenangkan sekali bisa main bareng dari awal, chemistry-nya dapet banget,” ungkap Enzo, yang mengidolakan Philipp Lahm dan Doni Tri Pamungkas.

Berbeda dengan Leo yang sudah langganan mengisi posisi starter dan bermain penuh 2 x 30 menit, laga ini menjadi momen kembalinya Enzo ke jajaran line-up usai dibekap cedera lutut kanan. Di menit ke-50, pelatih Setyo Husodo memutuskan menarik keluar Enzo karena rasa nyeri pada kakinya kembali muncul.

BACA JUGA :   Lama Menghilang dari Publik, Legenda Tenis Steffi Graf Kembali Lewat Proyek Ambisius Global

Di luar urusan taktik, impian kedua anak muda ini tumbuh berkat dukungan penuh sang ayah, Robinson Samosir. Mantan pemain Persija Barat muda yang kini berprofesi sebagai pengacara tersebut selalu setia mendampingi dan mengantar-jemput buah hatinya berlatih tiap Senin, Kamis, dan Sabtu dari kediaman mereka di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jika Robinson berhalangan karena kesibukan kerja, paman mereka yang mengambil alih tugas tersebut.

Sebelum berlabuh di PSF FA pada 2025, Leo dan Enzo sempat menimba ilmu di Akademi Asiana. Faktor jarak tempat latihan yang dinilai terlalu jauh menjadi alasan kepindahan mereka ke Pancoran.

BACA JUGA :   Juergen Klopp Banggakan Divock Origi, Ini Alasannya

“Saya hanya mengikuti kemauan anak dan tidak pernah memaksakan mereka harus jadi apa. Selama kegiatannya positif, tugas saya sebagai orang tua adalah memberikan dukungan penuh,” tutur Robinson.

Mendukung passion dan cita-cita anak kembarnya tentu menyedot dana serta energi yang tidak sedikit. Di tengah padatnya jadwal sebagai pengacara, Robinson juga harus merogoh kocek untuk biaya akademi bulanan. Namun, semua pengorbanan itu ia jalani dengan senang hati demi melihat Leo dan Enzo mengejar mimpi mereka.

“Apapun keinginan kita nanti, yang paling utama kita ingin bikin orang tua bangga dan bahagia,” tutup Leo, yang mengidolakan Marselino Ferdinan dan Cristiano Ronaldo.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Presiden Prabowo Minta Pelaku Pembakar Hutan Ditindak Tegas

INTERAKINDO.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan menindak tegas pelaku pembakar hutan dan lahan, baik yang dilakukan oleh...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img