Senin, September 7, 2026

Gas Subsidi Sulit Dicari, Harga di Martapura Melambung hingga Rp40 Ribu

Must Read

OKU TIMUR, INTERAKINDO – Kelangkaan gas LPG subsidi 3 kilogram kembali menghantui masyarakat Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Sulitnya memperoleh gas bersubsidi membuat harga di tingkat pengecer melonjak tajam hingga mencapai Rp40 ribu per tabung, hampir dua kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp20.500.

Kondisi ini tidak hanya membebani rumah tangga, tetapi juga memukul para pedagang kecil dan pelaku usaha mikro yang menggantungkan aktivitas usahanya pada gas melon. Demi mempertahankan usaha, mereka rela berkeliling dari malam hingga menjelang pagi hanya untuk mendapatkan satu tabung LPG.

BACA JUGA :   Rano Karno soal Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang: “Setahun Sekali, Tapi Tetap Kami Tertibkan”

Salah satunya dialami Budi Hartono, seorang pedagang kecil di Martapura. Ia mengaku dalam beberapa hari terakhir harus menyusuri sejumlah warung dan toko setiap malam karena stok LPG di banyak tempat selalu habis.

“Gas sekarang susah sekali dicari. Ketemu pun harganya sudah Rp32 ribu. Mau tidak mau tetap dibeli karena dipakai untuk berdagang,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Menurut Budi, kondisi tersebut membuat biaya operasional usahanya terus membengkak. Di sisi lain, pendapatan yang diperoleh setiap hari tidak menentu sehingga keuntungan semakin menipis.

BACA JUGA :   Eksplorasi Sultan Muda di Banyuasin, Herman Deru Dorong Anak Muda Jadi Wirausaha

“Penghasilan sehari tidak tentu. Kadang keuntungan hanya sekitar Rp39 ribu, bahkan ada juga pulang tanpa keuntungan. Sementara harga bahan baku dan biaya usaha terus naik,” katanya.

Ia mengungkapkan, tidak jarang setelah berkeliling hingga dini hari, dirinya tetap pulang dengan tangan kosong karena stok LPG di sejumlah pengecer sudah habis. Jika pun berhasil mendapatkannya, harga jual sudah jauh di atas ketentuan pemerintah.

BACA JUGA :   Tingkatkan Layanan Kardiovaskular, PT Triprima Artha Graha Gandeng RSAU dr. Esnawan Antariksa

Kelangkaan LPG 3 kilogram ini dikeluhkan banyak warga karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari dan keberlangsungan usaha kecil. Masyarakat berharap pemerintah bersama pihak terkait segera memastikan distribusi LPG subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran agar pasokan kembali normal serta harga di pasaran dapat kembali sesuai HET.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan maupun langkah yang akan diambil untuk mengatasi terbatasnya pasokan LPG subsidi di wilayah Martapura. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tampil Sangat Meyakinkan, Sabalenka dan Alcaraz Melangkah ke Perempat Final US Open 2026

INTERAKINDO.COM - Juara bertahan Aryna Sabalenka dan Carlos Alcaraz mengamankan tempat di babak perempat final US Open dengan cara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img