Senin, Juli 13, 2026

Main di Piala Dunia Saat Nenek Wafat, Kini Jayden Adams Menyusul Secara Tragis

Must Read

INTERAKINDO.COM – Pihak kepolisian menyatakan pada Senin bahwa mereka sedang menyelidiki kematian pemain sepak bola tim nasional Afrika Selatan di Piala Dunia, Jayden Adams, setelah jenazahnya ditemukan akhir pekan ini di sebuah properti di kota Cape Town.

Adams yang berusia 25 tahun meninggal dunia dua pekan setelah membantu Afrika Selatan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Pihak berwenang hingga kini belum merilis penyebab pasti kematiannya.

“Kepolisian pusat Cape Town telah mendaftarkan pemeriksaan berkas penyelidikan menyusul penemuan mayat seorang pria berusia 25 tahun pada Sabtu (11/7),” kata polisi dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke The Associated Press. “Keadaan di sekitar insiden ini masih dalam proses penyelidikan.”

BACA JUGA :   Ini Daftar Jam Pertarungan Trilogi Canelo Vs Golovkin di 15 Negara, Termasuk Indonesia

Polisi mengatakan mayat tersebut ditemukan di sebuah properti di lingkungan Schotsche Kloof, Cape Town, sekitar pukul 11 pagi Sabtu, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Ayah Adams, Juanito Adams, mengatakan kepada stasiun berita TV Afrika Selatan, eNCA, pada Minggu bahwa pihak keluarga masih menunggu hasil otopsi dan belum membuat rencana pemakaman.

“Seperti yang Anda semua tahu, ini adalah kematian yang sangat mendadak. Keluarga kami sangat kesulitan untuk memproses hal ini,” kata Juanito Adams.

BACA JUGA :   Arsenal Tak Berdaya di Hadapan Palace, Menyerah 0-3

“Tidak akan mudah untuk melanjutkan hidup. Orang-orang bilang ini akan menjadi lebih mudah seiring berjalannya waktu, tetapi kenyataannya tidak. Anda hanya belajar untuk hidup bersamanya.”

Adams bermain di ketiga pertandingan fase grup Afrika Selatan saat tim tersebut menorehkan performa terbaik mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Ia tidak diturunkan saat timnya kalah 0-1 dari Kanada di babak 32 besar pada 28 Juni lalu.

BACA JUGA :   Naura & Adityo Cetak Sejarah di PON Papua 2021

Menteri Olahraga Afrika Selatan, Gayton McKenzie, mengungkapkan bahwa Adams sempat bermain dalam pertandingan grup timnya melawan Republik Ceko hanya beberapa jam setelah mengetahui bahwa neneknya meninggal dunia.

McKenzie meminta masyarakat dan media untuk “menahan diri serta menunjukkan rasa iba” dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian Adams sementara pihak berwenang melakukan penyelidikan.

Momen mengheningkan cipta dan penghormatan terakhir untuk Adams sempat dilakukan pada pertandingan perempat final Piala Dunia antara Inggris vs Norwegia dan Argentina vs Swiss pada Sabtu (11/7) kemarin.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Dari Eks Penambang Ilegal Menuju Wirausaha, Program PTBA Tuai Penghargaan Internasional

TANJUNG ENIM, INTERAKINDO – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, kembali mengharumkan nama...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img