Senin, Juli 13, 2026

Pemprov Sumsel Siap Dukung Ekosistem Produk Disabilitas, Herman Deru Soroti Tiga Kunci Sukses

Must Read

SUMSEL, INTERAKINDO – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menerima audiensi Pengurus Yayasan Sharing Disability Indonesia (YSDI) di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (29/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas pengembangan ekosistem produk dan pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas di Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengapresiasi inisiatif YSDI yang dinilai telah menghadirkan wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.

“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif bapak dan ibu yang telah menghadirkan wadah bagi penyandang disabilitas untuk menjadi warga yang produktif, mampu berkontribusi positif, sekaligus memberi dan menerima manfaat,” ujar Herman Deru.

BACA JUGA :   Kemenag Siapkan Skenario Layanan Haji Indonesia Lebih Baik di Puncak Armuzna

Menurutnya, pemberdayaan penyandang disabilitas harus diawali dengan pendataan yang akurat agar pemerintah dapat menyusun program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Disabilitas hanyalah kondisi fisik. Soal bakat dan kemampuan, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berproduksi, dan berkontribusi bagi pembangunan. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi kaum disabilitas untuk berkreasi,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan usaha penyandang disabilitas, yaitu peningkatan keterampilan baik fisik maupun nonfisik, kemudahan akses permodalan, serta perluasan akses pasar.

BACA JUGA :   Selama Liburan, KAI Mencatat Volume Penumpang Mencapai 593.130 Orang

Ia berharap berbagai produk hasil karya penyandang disabilitas dapat semakin dikenal masyarakat melalui promosi yang lebih luas, termasuk dengan melibatkan mereka dalam berbagai pameran, kegiatan pemerintah, hingga event komersial.

Sementara itu, perwakilan YSDI, Anis Mutmainah, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

Menurutnya, YSDI hadir sebagai wadah pemberdayaan berbagai komunitas disabilitas di Palembang dan Sumatera Selatan dengan fokus menciptakan lapangan kerja, memperluas kesempatan bekerja, memperkuat ekonomi mandiri, serta membuka akses terhadap pelatihan, permodalan, dan promosi produk usaha penyandang disabilitas.

BACA JUGA :   LRT Jabodebatek Mulai Dioperasikan Akhir Agustus, Begini Cara Naiknya

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, diharapkan ekosistem usaha penyandang disabilitas di Sumatera Selatan dapat terus berkembang sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang mampu mandiri, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Audiensi tersebut turut dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tumbang di Tangan Petenis Nomor Satu Dunia, Zverev Gagal Kawinkan Gelar Prancis Terbuka dan Wimbledon

INTERAKINDO.COM – Jannik Sinner kembali membuktikan kapasitasnya sebagai petenis nomor satu dunia. Melalui pertarungan sengit yang menguras emosi dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img