INTERAKINDO.COM – Matchday Women’s Pro Futsal League (WPFL) 2026 di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa (16/6) menghadirkan atmosfer yang luar biasa.
Dua pertandingan yang tersaji dari sore hingga malam hari sukses memanjakan penonton lewat drama comeback menegangkan dan pesta gol yang sangat mencolok.
Tampil Beringas, MSP FC Lumat F45T Angels Semarang 10-1
Pesta gol dibuka pada Selasa sore saat pemuncak klasemen, MSP FC, berhadapan dengan F45T Angels Semarang.
Di bawah komando pelatih Fujita Azumi, MSP FC langsung mengamuk sejak peluit pertama dibunyikan wasit Salma.
Tak butuh waktu lama, gawang F45T Angels langsung dibombardir lewat gol kilat Darika Peanpailun pada menit 2, disusul Alexia Elisabeth menit 3, dan Aulia Nur Hikmatin di menit 4.
Darika Peanpailun tampil semakin beringas dengan menambah gol pada menit 7 dan menggenapi torehan hattrick gemilangnya di menit 16. Sebelum turun minum, Nabila Saputri melengkapi penderitaan lawan lewat golnya di menit 18, menutup babak pertama dengan skor telak 6-0.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan MSP FC sama sekali tidak mengendur. Sang kapten, Novita Murni Piranti, mencetak gol ketujuh pada menit 22. Petaka F45T Angels Semarang asuhan pelatih Muhammad Irvan semakin parah setelah Novi Bella Safitri melakukan gol bunuh diri menit 27.
Meski sempat mencuri satu gol hiburan, F45T Angels gagal membendung kedigdayaan lawan.
Pada menit 32, Nisma Francida Rusdiana mencetak gol indah, disusul kartu kuning pemain F45T Angels, Tiara Rizki di menit yang sama akibat frustrasi menahan gempuran.
Pesta gol ditutup oleh brace Aulia Nur Hikmatin pada menit 38. Laga berakhir dengan skor mencolok 10-1, dan Nisma Francida Rusdiana mutlak dinobatkan sebagai Women of the Match (WOTM) atas performa impresifnya sebagai motor serangan.
Kuda Laut Nusantara Angels Segel Kemenangan Comeback Dramatis 4-2
Ketegangan berlanjut hingga malam hari dalam laga penutup yang mempertemukan Capybara Angel dan Kuda Laut Nusantara Angels. Dipimpin oleh wasit Novitasari Mulat Ratri, Capybara Angel di bawah arahan pelatih Matheus Iserhaler Balubun langsung mengejutkan lawan lewat gol cepat Dwi Sri Fadisyah di menit 2.
Capybara Angel bahkan sempat menjauh menjadi 2-0 berkat gol Syenida Meryfandina pada menit 16. Namun, Kuda Laut menolak menyerah; Annisa Nurul Aisyah berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 di menit 19 sebelum turun minum.
Babak kedua menjadi panggung kebangkitan total Kuda Laut. Taktik agresif yang diterapkan pelatih Naim Hamid membuahkan hasil saat Ayunda Dwi Anggraini mencetak gol penyama kedudukan 2-2 pada menit 26, yang seketika meruntuhkan mental pertahanan Capybara.
Puncak drama terjadi di menit-menit krusial akhir laga. Sang kapten, Insyafadya Salsabillah, tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol pembalik keadaan pada menit 39 menjadi 3-2.
Kehilangan fokus secara total, gawang Capybara kembali jebol semenit berselang melalui aksi Fitri Sundari di menit 40.
Pertandingan bersih tanpa kartu ini pun berakhir dengan kemenangan comeback sensasional 4-2 untuk Kuda Laut Nusantara Angels. Berkat kepemimpinan taktis dan gol krusialnya, sang kapten Insyafadya Salsabillah ditunjuk sebagai Women of the Match (WOTM).
Hasil positif dari GOR Bung Karno Sukoharjo ini membuat Kuda Laut Nusantara Angels, MSP FC, NAM ABP Women, dan Capybara Angel—mengunci tiket dan melenggang ke babak Final Four. ***



