Jumat, Mei 22, 2026

Pro Futsal League 2 – Laga Berdarah PFL 2: Kapten Diusir Wasit, Futsal Mbak Adjeng Gagal Bendung Keperkasaan Maestro Solo

Must Read

INTERAKINDO.COM – Putaran kedua kompetisi Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2026 kembali menyajikan tontonan kelas tinggi yang penuh drama. Bertanding di GOR Bung Karno Sukoharjo pada Jumat (22/5) sore, Maestro Solo sukses mengandaskan perlawanan sengit Futsal Mbak Adjeng (FMA) dengan skor ketat 4-3.

Kemenangan dramatis dalam laga yang diwarnai hujan tujuh gol ini membuat Maestro Solo sukses mengamankan tiga poin krusial untuk terus memanaskan persaingan di papan atas klasemen.

Sejak peluit sepak mula dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dengan tempo cepat. Skuad Maestro Solo asuhan Head Coach Fandy Frima berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit 7 lewat gol Akmal Nashrur Rizqi.

BACA JUGA :   Real Madrid Out, Barcelona Melaju ke Perempat Final Usai Duel Dramatis di Spanyol Utara

FMA yang diarsiteki Yusup Maulana langsung merespons cepat. Pada menit 10, Anzar Rumalean sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, euforia FMA langsung sirna di menit yang sama setelah kapten Maestro Solo, Safari Nur Hannafi, mencetak gol balasan kilat untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Hanya berselang satu menit (11′), dominasi Maestro Solo semakin menegaskan taji mereka setelah Moh. Derik Cristianto merobek jala gawang lawan. Skor nyaman 3-1 bertahan hingga turun minum.

BACA JUGA :   Dipecat Tottenham, Thomas Frank Jadi Pelatih Ketujuh Di Liga Primer Yang Tersingkir

Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan berjalan semakin alot dan menjurus keras. FMA sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat aksi Aldi Renaldi di menit 31. Tetapi, mental juara Maestro Solo berbicara. Semenit berselang (32′), Safari Nur Hannafi mencetak gol keduanya (brace) sekaligus membawa timnya menjauh 4-2.

Drama memuncak di pengujung laga. FMA kembali menghidupkan asa lewat gol Muhamad Jamalludin pada menit 37 yang mengubah skor menjadi 4-3.

Sayangnya, dalam tekanan tinggi memburu gol penyeimbang, lini belakang FMA justru hilang kendali. Petaka datang di menit ke-39 saat kapten FMA, Rio Depriyansa, harus diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima dua kartu kuning beruntun (kartu merah). Skor 4-3 pun bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.

BACA JUGA :   Kalahkan Ryota Murata, Gennadiy Golovkin Genggam 2 Gelar

Selain memimpin rekan-rekannya dengan sangat tenang di tengah tensi panas, Safari Nur Hannafi resmi dinobatkan secara mutlak sebagai Man of the Match (MOTM) dalam laga ini. Kontribusi dua gol vitalnya terbukti menjadi pembeda sekaligus kunci utama Maestro Solo mengunci kemenangan mendebarkan di Sukoharjo.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Imbas Kritik Keras Donald Trump Selama Sedekade? CBS Resmi Suntik Mati Acara Legendaris Stephen Colbert

INTERAKINDO.COM – Musisi legendaris Paul McCartney turut hadir membantu Stephen Colbert dalam menutup tirai perjalanan panjang program The Late Show. Acara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img