INTERAKINDO.COM – Ryan Garcia resmi memilih Conor Benn sebagai lawan dalam duel mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBC miliknya untuk kali pertama kali.
Di hadapan Jimmy Fallon dalam acara The Tonight Show pada Senin ((18/5), Garcia membocorkan bahwa mega duel tersebut bakal digelontorkan di Las Vegas pada 12 September.
Pengumuman mengejutkan ini muncul hanya berselang sehari setelah penyokong dana tinju kelas kakap asal Arab Saudi, Yang Mulia Turki Alalshikh, menyatakan bahwa Canelo Alvarez akan bertarung melawan juara bertahan kelas menengah super WBC, Christian Mbilli, pada tanggal yang sama (12 September) di Riyadh, Arab Saudi, yang disiarkan secara langsung melalui DAZN.
Garcia (25-2, 20 KO) biasanya bertarung di bawah payung penyiaran DAZN, dan arena megah T-Mobile Arena di Las Vegas saat ini memang masih kosong untuk dipesan demi menggelar kartu pertandingan tradisi akhir pekan Hari Kemerdekaan Meksiko.
Di sisi lain, Conor Benn (25-1, 14 KO) baru saja melakoni laga berturut-turut dalam ajang utama melawan Chris Eubank Jr di Stadion Tottenham, Inggris. Duel pertama mereka dinobatkan sebagai Fight of the Year 2025, dan Benn sukses membalaskan dendam kekalahannya dalam laga tanding ulang (rematch).
Setelah itu, putra dari legenda Hall of Fame Nigel Benn ini kembali naik ring untuk menumbangkan mantan juara kelas ringan super, Regis Prograis, lewat kemenangan angka mutlak pada 26 April.
Keputusan untuk turun ke kelas welter sempat dinilai membuat kekuatan Benn sedikit menyusut. Kendati demikian, ia langsung membungkam keraguan tersebut dengan menandatangani perpanjangan kontrak multitanding bersama Zuffa Boxing.
Langkah ini otomatis memicu bentrokan di balik layar antara dua promotor yang dikenal sebagai musuh bebuyutan, yaitu Oscar De La Hoya dari Golden Boy Promotions dan bos Zuffa, Dana White, yang juga menjabat sebagai CEO/Presiden UFC.
Keduanya kini harus saling berhadapan demi mempertemukan petarung mereka di laga kelas bergengsi ini. Hingga saat ini, belum ada kejelasan apakah Paramount+ (yang memegang hak siar laga-laga Zuffa Boxing) bakal ikut menyiarkan duel Garcia vs Benn ini.
Ryan Garcia yang kini menginjak usia 27 tahun berhasil merebut sabuk juara dunianya pada 21 Februari silam usai menang angka mutlak atas Mario Barrios, di mana ia sempat menjatuhkan sang mantan juara di ronde pertama.
Pada Senin pagi sebelum acara talkshow dimulai, Garcia sempat berbicara kepada Stephen A. Smith dari ESPN. Ia menegaskan ambisi besarnya untuk menjadi wajah baru di dunia tinju global, menggantikan posisi mantan rekan satu sasananya, Canelo Alvarez.
Dalam sesinya bersama Fallon, Garcia awalnya melontarkan candaan dengan menyebut bahwa calon lawan berikutnya berasal “dari dunia lain”. Hal itu sempat memicu raut wajah bingung dari Jimmy Fallon yang secara spontan bertanya apakah musuh yang dimaksud adalah alien dari sebuah UFO.
“Bukan, dia dari Inggris. Saya sebut saja namanya: Conor Benn,” cetus Garcia sembari mengenang kembali momen ketika Benn sempat mencengkeram kerah bajunya dalam sebuah acara penghargaan dua tahun lalu.
Saat ini, Conor Benn sendiri bertengger kokoh sebagai penantang peringkat nomor satu di ring kelas welter WBC.***



