INTERAKINDO.COM – Oleksandr Usyk kini tengah mempersiapkan diri untuk pertarungan besar melawan mantan kickboxer asal Belanda, Rico Verhoeven di Giza, Mesir, 23 Mei. Katakanlah dia menang, siapa lawan berikutnya buat petinju Ukraina yang kini menginjak usia 39?
Sergey Lapin, mantan petinju yang kini jadi manajer sekaligus Direktur Tim Usyk, menyebut ada banyak opsi untuk Usyk. Dua nama terdepan tentu saja Fabio Wardley dan Agit Kabayel.
Wardley pernah ditolak Usyk sehingga dia terpaksa melepaskan sabuk WBO untuk kemudian digenggam Wardley. Dengan pelepasan itu, Usyk kini tinggal mengantongi 3 sabuk gelar yakni WBA, WBC, dan IBF.
Jika kemudian dia memilih Wardley yang akan bertarung dengan Daniel Dubois di Co-op Live, Manchester, Inggris, Sabtu (9/5), itu artinya Usyk ingin menjadi juara dunia tak terbantahkan 3 kali di kelas berat.
Itu jika Wardley menang atas Dubois. Jika kalah, Usyk kemungkinan belum tentu mau melakukan trilogi dengan Dubois yang sudah dua kali dia kalahkan.
Nama Agit Kabayel, juara kelas berat WBC interim juga muncul. Kabayel adalah lawan wajib Usyk. Jika Usyk pilih Kabayel, itu lebih pada kemauannya memenuhi tugas duel wajib.
“Jika Fabio Wardley mampu membuktikan dirinya di level tertinggi, dia pasti bisa menjadi bagian dari pembicaraan tersebut,” ujar Lapin mengenai peluang duel dengan Wardley.
Artinya, Wardley wajib mengalahkan Dubois sebagai bukti bahwa dia layak duel lawan Usyk.
Meski begitu, itu hanya sebuah opsi. Meski termotivasi jadi juara tak terbantahkan tiga kali, Usyk ditegaskan Lapin, tidak membangun rencana hanya di sekitar satu nama atau satu hasil pertandingan.
“Ada beberapa penantang kuat di divisi ini, dan kami fokus pada pertarungan terbesar dan paling bermakna yang tersedia… Jika itu Fabio Wardley, potensinya bisa untuk gelar tak terbantahkan. Jika itu Agit Kabayel, kemungkinan besar itu hanya mempertahankan gelar biasa,” beber Lapin.
Tim Usyk tidak menampik fakta bahwa Usyk kini berada pada titik di kariernya di mana ia ingin memanfaatkan sisi bisnis olahraga ini, bukan hanya mengejar warisan. Maksudnya, Usyk hanya mau melakoni pertarungan dengan bayaran mahal.
Para penggemar akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai langkah Usyk selanjutnya setelah duel Wardley vs Dubois dan Usyk vs Verhoeven.***



