Kamis, Juni 11, 2026

Misi Balas Dendam, Ryan Garcia Bidik Penyatuan Gelar Lawan Musuh Bebuyutan Rolando Romero

Must Read

INTERAKINDO.COM – Sang juara dunia kelas welter WBC, Ryan Garcia, telah menetapkan target utamanya. Nama petinju Inggris, Conor Benn, kini berada di urutan teratas daftar buruannya. Namun, Benn bukanlah satu-satunya nama besar yang masuk dalam radar sang juara.

Benn (25-1, 14 KO) baru saja mencatatkan kemenangan angka atas Regis Prograis pada 11 April lalu. Sebagai penantang peringkat teratas WBC, Benn mulai menunjukkan dominasinya kembali di divisi ini setelah sempat naik ke kelas menengah melawan Chris Eubank Jr pada 2025.

Melihat performa tersebut, Ryan Garcia (25-2, 20 KO) menyatakan minat besarnya untuk menggelar laga pertahanan gelar yang menguntungkan melawan Benn. Meski begitu, hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi yang terjalin.

BACA JUGA :   Edgar Berlanga 1000% Yakin Bisa Pensiunkan Canelo Alvarez

Opsi Cadangan: Misi Balas Dendam Lawan Rolly Romero

Jika negosiasi dengan Benn menemui jalan buntu, Garcia sudah menyiapkan rencana cadangan yang tak kalah panas: duel unifikasi (penyatuan gelar) melawan pemegang sabuk WBA, Rolly Romero.

“Itu adalah rencana cadangan kami,” tegas Garcia kepada wartawan pekan ini. “Jika Conor tidak menginginkannya, maka kita akan tanding ulang dengan Rolly.”

BACA JUGA :   Zuffa Boxing 9 Menggila: Hujan Pukulan Berlanga vs Butler dan Comeback Sang Juara Tak Terkalahkan

Bagi Garcia, laga melawan Romero adalah misi balas dendam. Tahun lalu, Romero sukses menjatuhkan Garcia dan menang angka mutlak. Namun, Garcia berhasil bangkit dengan luar biasa setelah menaklukkan Mario Barrios pada 21 Februari lalu untuk merebut gelar dunia pertamanya.

Posisi Rolly Romero

Di sisi lain, Rolly Romero (17-2, 13 KO) yang kini menyandang status juara penuh WBA setelah Jaron Ennis naik kelas, sudah cukup lama absen dari ring sejak kemenangannya atas Garcia. Petinju asal Las Vegas ini sempat frustrasi setelah negosiasi melawan Conor Benn dan Devin Haney gagal total.

BACA JUGA :   Hatrrick Eze Bawa Gunners Bungkam Spurs, Arteta : "Itu Bukan Kebetulan"

Meskipun Romero memiliki penantang wajib yakni Shakhram Giyasov, Giyasov justru dijadwalkan bertarung melawan Jack Catterall dalam partai tambahan Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven pada 23 Mei mendatang. Situasi ini membuka jalan lebar bagi terjadinya rematch unifikasi antara Garcia dan Romero yang sangat dinantikan publik.

Siapa yang akhirnya akan dihadapi Ryan Garcia? Akankah Conor Benn menerima tantangan tersebut, ataukah Rolly Romero yang akan kembali berhadapan dengan sang rival dalam duel harga diri? Kita tunggu kelanjutannya di atas ring!***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tak Main-Main, Kejari Prabumulih Sudah Naikkan Beberapa Dugaan Korupsi ke Penyidikan

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih di bawah kepemimpinan Kajari Asvera Primadona SH MH mulai mengintensifkan penanganan sejumlah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img