Minggu, April 26, 2026

Ogah Pindah Kelas, Canelo Alvarez Pilih Bertahan di Menengah Super demi Rebut Kembali Sabuk yang Hilang

Must Read

INTERAKINDO.COM – Eddy Reynoso, pelatih sekaligus manajer setia megabintang tinju Saul ‘Canelo’ Alvarez, baru-baru ini mengungkapkan kepada Ring Magazine mengenai arah masa depan petarungnya.

Petinju berusia 35 tahun tersebut belum lagi naik ring sejak kekalahan telaknya dari Terence ‘Bud’ Crawford di Allegiant Stadium, Las Vegas. Sebelumnya, di luar kekalahan tipis di kelas berat ringan dari Dmitry Bivol, legenda Meksiko ini hampir tak terkalahkan sejak kekalahan pertamanya dari Floyd Mayweather pada 2013.

BACA JUGA :   Menolak Kalah Di Kandang Roma, Spalletti Optimis Juve Akhiri Musim Dengan Hasil Positif

Setelah kehilangan seluruh gelar kelas menengah super miliknya ke tangan Crawford—yang kini telah pensiun—spekulasi terus bermunculan mengenai langkah Canelo selanjutnya, baik terkait divisi maupun calon lawan yang diincar.

“Kami akan tetap bertahan di kelas menengah super untuk saat ini,” tegas Reynoso memastikan. “Kelas ini mulai memanas, dan kami bisa tetap sibuk di sana dalam waktu dekat.”

Saat ini, terdapat sejumlah petarung tangguh di kelas tersebut dengan talenta muda yang mulai bermunculan, seperti Hamzah Sheeraz, Osleys Iglesias, Diego Pacheco, hingga Christian Mbili. Selain itu, masih ada nama-nama mapan seperti Jermall Charlo.

BACA JUGA :   Megatron Mengamuk di Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Sah Jadi Ratu Voli Indonesia 2026

Salah satu nama yang sering dikaitkan dengan Canelo adalah Christian Mbili.

Reynoso menyebut laga tersebut sebagai “pertarungan yang hebat jika benar-benar terjadi.”

Mbili, petarung asal Prancis yang belum terkalahkan dalam 30 laga profesional, baru saja mengalahkan Sergiy Derevyanchenko dan meraih hasil imbang melawan Lester Martinez—laga yang menurut Reynoso dipantau dengan serius oleh pihaknya.

BACA JUGA :   Balas Dendam Sempurna, Elena Rybakina Resmi Jadi Ratu Baru Australian Open 2026, Bikin Aryna Sabalenka Merana di Final

“Kami melihat pertarungan hebat Mbilli melawan Lester Martinez, dan itu akan menjadi tantangan besar bagi Canelo,” tambahnya.

Namun, ada satu laga lagi yang sangat mereka inginkan. “Jika Crawford memutuskan kembali bertanding, mari kita wujudkan laga ulang,” tegas Reynoso.

“Sebagai pelatih, saya sudah melihat modifikasi apa yang perlu kami lakukan untuk rematch melawan Crawford agar hasilnya berpihak pada kami.”

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Megatron Mengamuk di Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Sah Jadi Ratu Voli Indonesia 2026

INTERAKINDO.COM – Dominasi Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di kancah voli nasional benar-benar tak terbendung. "Dream Team" milik Pertamina ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img