INTERAKINDO.COM – Stadion La Cartuja menjadi saksi bisu keberhasilan Real Sociedad merengkuh gelar juara Copa del Rey untuk keempat kalinya dalam sejarah klub.
Melalui drama adu penalti yang mendebarkan setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit, tim asuhan Pellegrino Matarazzo sukses menumbangkan raksasa Atletico Madrid dengan skor penalti 4-3, Sabtu (18/4).
Laga Kilat dan Balas-Membalas Gol
Pertandingan baru berjalan 14 detik saat Ander Barrenetxea mengejutkan dunia dengan gol tercepat dalam sejarah final Copa del Rey. Namun, Atletico Madrid asuhan Diego Simeone tak tinggal diam. Ademola Lookman berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan mendatar akurat setelah menerima umpan Antoine Griezmann.
Menjelang turun minum, Sociedad kembali memimpin lewat eksekusi penalti tenang Mikel Oyarzabal setelah kiper Juan Musso melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Goncalo Guedes. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.
Drama Julian Alvarez dan Babak Penalti
Di babak kedua, dominasi Atletico membuahkan hasil. Julian Alvarez mencetak gol ke-19 musim ini lewat tendangan spektakuler ke pojok gawang yang memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Meski kedua tim saling jual beli serangan hingga bola membentur mistar, skor 2-2 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
Pahlawan sesungguhnya muncul di babak adu penalti. Kiper muda Real Sociedad, Unai Marrero, tampil heroik dengan menepis dua eksekusi penalti pertama Atletico yang diambil oleh Alexander Sorloth dan Julian Alvarez.
Pablo Marin yang maju sebagai penendang terakhir Sociedad melakukan tugasnya dengan sempurna, memicu perayaan gila bagi tim asal Basque tersebut.
Kekecewaan Mendalam Atletico
Kekalahan ini terasa sangat menyesakkan bagi kapten Atletico, Koke, dan Antoine Griezmann yang dijadwalkan akan meninggalkan klub menuju MLS pada akhir musim. Kini, harapan terakhir Atletico untuk meraih trofi musim ini hanya tersisa di Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi tantangan berat melawan Arsenal.
“Ini adalah momen untuk bermimpi dan percaya. Anak kecil yang dulu memimpikan ini… akhirnya berhasil melakukannya,” ujar sang pahlawan, Unai Marrero, dengan penuh emosional usai laga.***



