Rabu, Oktober 21, 2026

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, Seluruh Korban Sudah Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM — Operasi pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1/2026) malam, setelah seluruh korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Mengutip laporan BBC News Indonesia Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan penutupan operasi dilakukan setelah seluruh jenazah kru dan penumpang ditemukan di lokasi kecelakaan.

BACA JUGA :   Pagi Mencekam di Cilincing: Mobil Pengantar MBG Hantam Siswa SDN Kalibaru
Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Basarnas

“Operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500, saya nyatakan selesai,” ujar Mohammad Syafii dalam jumpa pers, Jumat (23/1/2026) malam.

Syafii menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi awal oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, total 10 jenazah telah ditemukan di area jatuhnya pesawat.

“Dari hasil identifikasi Tim DVI Polri, ada 10 jenazah yang sudah ditemukan di lokasi. Namun identitas korban masih dalam proses pendalaman,” jelas Syafii.

BACA JUGA :   Norwegia Kalahkan Senegal 3-2, Haaland Sumbang Dua Gol, Samai Mbappe Di daftar Top Skor

Sebelumnya, pada Jumat (23/1/2026) siang, tim SAR gabungan menemukan dua jenazah terakhir di puncak Gunung Bulusaraung. Dengan temuan tersebut, seluruh penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 10 orang dinyatakan telah ditemukan.

Seperti dilaporkan wartawan Muh. Aidil untuk BBC News Indonesia dari Makassar, hingga Jumat siang, tiga korban telah berhasil diidentifikasi, yakni Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta dua pramugari Florencia Lolita Wibisono dan Esther Aprilita S.

BACA JUGA :   Misteri iPhone Kopilot ATR Catat 13 Ribu Langkah, Basarnas Bongkar Fakta Sebenarnya

Proses identifikasi terhadap jenazah lainnya masih terus dilakukan oleh Tim DVI Polri sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan berakhirnya operasi SAR, fokus penanganan kini beralih ke proses identifikasi menyeluruh serta investigasi penyebab kecelakaan oleh otoritas terkait.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Antisipasi Antrean BBM, Kapolres Prabumulih Sisir SPBU

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto turun langsung melakukan pengecekan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img