Rabu, Maret 11, 2026

Gervonta Davis Heran Orang Bilang Shakur Stevenson Terbaik Kelas Ringan

Must Read

JAKARTA, interakindo.com –  Gervonta Davis, juara kelas ringan WBA regular, mengakui Shakur Stevenson memiliki teknik dan skill mumpuni. Tapi, di level elite seperti kelas ringan dan ringan super, para petinju umumnya harus juga punya modal pukulan keras.

Sebagai peraih perak Olimpiade Rio 2016, Shakur Stevenson, 25 tahun, sudah menggenggam gelar kelas bulu WBO dan bulu super WBO.  Di kelas ringan yang baru dirambahinya, Stevenson menang TKO ronde 6 atas Shuichiro Yoshino asal Jepang.

Sejauh ini, Stevenson sudah mengemas 20 kemenangan dari 20 kali naik ring. Tapi, faktanya, kemenangan KO-nya hanya 50 persen atau 10 kali. Itu bukti bahwa Stevenson yang bergaya kidal tak punya killing power pada pukulan kirinya.

BACA JUGA :   Kembali ke Bandung untuk Beraktivitas Kembali, Ridwan Kamil dan keluarga Sudah Ikhlaskan Eril

Bandingkan dengan Gervonta Davis. Dari 29 kali naik ring, ia bertarung 130 ronde karena 27 lawan di antaranya terkapar sebelum akhir ronde. Total Davis memenangkan pertarungannya 93,1% dengan KO. Sebaliknya, Stevenson, dari 20 kali naik ring, ia menghabiskan total 133 ronde dengan persentase 50%.

“Bagaimana mungkin orang bahkan bilang dia terbaik?”  tanya Gervonta Davis di Morning Kombat dan dilansir Boxing Social.

BACA JUGA :   Bupati Aceh Tengah Sambut Baik Rencana Pembentukan DPP Asproksi

Terence Crawfor, misalnya, mengklaim Shakur Stevenson bahkan bisa mengalahkan semua petinju kelas ringan, termasuk tentunya Davis dan juara undisputed kelas ringan Devin Haney.

“Dia bahkan tak punya power di kelas bulu dan bulu super. Bagaimana Anda bisa menghentikan orang yang benar-benar bisa memukul? Semua petinju pasti kena pukul di atas ring. Bagaimana jika Anda kena pukulan keras?”

Saat ini, Shakur Stevenson digadang-gadang akan bertarung dengan Devin Haney, juara kelas ringan WBA/WBC/IBF/WBO. Seperti Stevenson, Haney juga mengantongi rekor 30-0-0, 15 KO atau 50% kemenangan KO.

BACA JUGA :   Wali Kota Bogor Jadi Saksi Nikah Massal KAPPAS Kota Bogor, Peserta Bilang Alhamdulillah

Davis sendiri kini harus duduk manis di balik jeruji besi penjara Baltimore selama 60-an hari ke depan. Belum jelas apa yang akan dihidangkan di piring di meja makannya.

Tapi, sebagai money maker saat ini, Davis bisa memesan makanan kesukaannya. Dan, seperti biasa, ia tak suka camilan. Ia suka makanan berat, liat, dan keras.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Trump Beri Lampu Hijau: FIFA Pastikan Timnas Iran Tetap Bisa Berlaga di Piala Dunia 2026 Meski Sedang Perang

INTERAKINDO.COM - Presiden FIFA, Gianni Infantino memastikan bahwa Presiden AS, Donald Trump, mengizinkan Iran tampil di Piala Dunia 2026...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img