Sabtu, April 13, 2024

Pembacok Utama Arya di Simpang Pomad, Tukul, Akhirnya Ditangkap Setelah 2 Bulan BuronBogor

Must Read

BOGOR, interakindo.com – Polresta Bogor Kota sudah menangkap pembacok Arya, siswa SMK di Bogor hingga tewas pada 10 Maret 2023 lalu. Pelaku pembacokan berinisal ASR alias Tukul itu ditangkap di Yogyakarta setelah buron selama dua bulan.

“Kita sudah menangkap tersangka DPO pembacokan Pomad inisial ASR alias Tukul,” tegas Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso, Kamis (11/5/).

Saat ini, kata Kombes Bismo tersangka ASR sudah diamankan oleh jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota.

“Tersangka dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Bogor Kota,” katanya.

BACA JUGA :   KBRI Washington Dorong Mahasiswa Ambil Studi Kesehatan Publik di AS

Sebelumnya, Polresta Bogor Kota masih memburu pelaku utama pembacokan terhadap AS pelajar SMK Bina Warga.

Pelaku utama tersebut berinisial ASR (17) atau T merupakan residivis yang menyabetkan golok panjang atau gobang kepada korban di simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara.

“Iya, ASR merupakan residivis jambret di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Kombes Bismo kepada wartawan, Selasa (14/3).

Dikatakan Kombes Bismo, saat kejadian ASR berboncengan bersama kedua tersangka lain yakni MA (17) dan SA (18) dan ASR duduk paling belakang.

“Saat membacok ASR dibonceng paling belakang. Korban pun dipilih secara acak atau random dengan mencari celana warna seragam,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal Dilengkapi Galeri Harmoni

Pihak kepolisian juga, kata Kombes Bismo sudah menanyakan kepada keluarga terkait keberadaan ASR.

“Kita sudah ke para keluarga pelaku dan mereka kooperatif. Dari ASR keluarganya menyayangkan kenapa sudah jambret kok masih gini (melakukan pembacokan),” ujarnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menangkap dua orang pelaku dan satu orang yang menyembunyikan para pelaku. Satu pelaku merupakan anak terlibat konflik hukum.

“MA merupakan pemilik kendaraan Roda 2 dan yang mengendarai serta pemilik senjata tajam jenis gobang. Sedangkan SA, Umur 18 yang membuang barang bukti,” ungkapnya.

BACA JUGA :   KBRI Tokyo: Jepang Ingin Bangun Rumah Sakit Health Tourism di Kota Bogor

Usai melakukan pembacokan, ketiga pelaku langsung ke sekolah. Bahkan ketika ditanya oleh guru apakah ketiganya terlibat pembacokan, pelaku tidak ngaku dan ketiga pelaku langsung kabur.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 76C Jo Pasal 80 Ayat (3) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima belas tahun dan denda paling banyak Rp3 miliar.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tim Elang Muara Polsek Cambai dan Tim Gurita Polres Prabumulih Jemput dan Langsung Amankan Pelaku Pembacokan

BACOK : Tim Elang Muara Polsek Cambai meringkus pelaku pembacokan korban hingga meninggal dunia, Doni, 28 tahun, Rabu. Foto...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img