Rabu, April 16, 2025

Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal Persulit Gerakan Pelaku UMKM, Ini Kata LaNyalla Mattalitti

Must Read

TUBAN, interakindo.com — Salah satu kendala pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha adalah modal. Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendesak agar akses pembiayaan untuk UMKM di daerah dipermudah.

LaNyalla yang sedang mengisi reses dengan kegiatan di Jawa Timur menegaskan, yang paling dirasakan para pelaku usaha kecil adalah minimnya pemodalan serta sempitnya akses.

“Hal ini yang akhirnya membuat kebanyakan pelaku UMKM mencari modal ke bank keliling atau rentenir. Risikonya adalah mereka harus menghadapi bunga yang tinggi,” kata LaNyalla saat menyambangi UMKM di Komplek Pemakaman Sunan Bonang Jawa Timur, di sela reses, Rabu (1/3).

BACA JUGA :   Melalui Koperasi Syariah Al Fattah Indonesia Internasional, Green Wilis Development Berikan Solusi Simpan Pinjam Terbaik

Hal ini dirasakan juga oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Selain akses pembiayaan yang minim, para pelaku UMKM juga merasakan sulitnya mendapat sertifikasi halal.

“Hal yang terberat yang sulit dipenuhi pelaku UMKM adalah persyaratan yang seringkali tidak dapat dipenuhi, jangan bikin sulit rakyat kita, rakyat kita harus bisa mencari rezeki dengan tenang,” katanya.

Oleh karena itu, LaNyalla meminta dinas-dinas terkait memberikan rekomendasi pemodalan agar para pelaku UMKM tersebut bisa hidup dan berkembang.

“Agar para pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembiayaan seperti KUR dari bank-bank plat merah dengan bunga rendah, jadi tidak tercekik dengan utang, “ujarnya.

BACA JUGA :   Tragedi Kanjuruhan: Andy Setiawan Jadi Korban Wafat ke-133

Senator asal Jawa Timur itu juga mendorong diberikan kemudahan di dalam merealisasikan sertifikat halal untuk para UMKM, apalagi dengan adanya perubahan peraturan tentang sertifikasi halal.

“Yang menjadi masalah, pelaku UMKM hanya tahunya sertifikasi halal ada di MUI. Oleh karena itu, mereka harus dibantu agar usahanya semakin maksimal,” katanya.

Dia berharap lembaga-lembaga yang terkait di dalamnya bisa bersinergi untuk rakyat Indonesia.

Sementara itu, Dwi Sandi, pedagang UMKM di area pemakaman Sunan Bonang, Tuban, mengatakan, dirinya senang usahanya didatangi orang nomer 7  di tanah air.

BACA JUGA :   Gegara Penyakit Ini Impor Sapi Australia Ditunda Pemerintah

“Saya kaget, pak Nyalla belanja di tempat saya, beliau rajin banget kalau ziarah, setiap tahun pasti lihat beliau ziarah ke Sunan Bonang, makasih pak, seneng kedatangan pak Nyalla, ” ujar Dwi.

Dwi juga berkomentar sangat setuju dengan apa yang diperjuangkan LaNyalla untuk membangkitkan UMKM di Tuban.

“Saya ingin sekali usaha semakin maju, butuh modal untuk bisa mengembangkan usaha, jika memang ada pinjaman yang tidak susah mengembalikannya, pasti saya sangat terbantu,” kata Dwi.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Bantu Masyarakat Bagi Sembako Peringati HBP ke-61, Lapas Pamekasan Baksos

PAMEKASAN, INTERAKINDO – Lapas Pamekasan Kanwil Ditjen PAS Jatim kembal menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img