Rabu, September 9, 2026

Tragedi Kanjuruhan: Andy Setiawan Jadi Korban Wafat ke-133

Must Read

MALANG, interakindo.com — Korban meninggal dunia dari Tragedi Kanjuruhan bertambah dari 132  menjadi 133. Andy Setiawan, Aremania Mergosono yang dirawat di RSUD dr Saiful Anwar (RSAA), dikabarkan wearemania.net, wafat pada Selasa (18/10).

Dr. Eko Novianto, Sp.An. selaku Staf ICU RSSA menjelaskan, Andy merupakan pasien yang dirawat sejak Minggu (2/10) dini hari. Sejak masuk hingga meninggal, Andy dirawat di ruang ICU.

BACA JUGA :   Herve Renard Tak Mampu Selamatkan Tunisia, Tersingkir Lebih Awal Tanpa Kemenangan

“Pasien ini sejak masuk ICU dengan kondisi yang sudah kritis, ada penurunan kesadaran, dan ada cedera di beberapa tempat atau multiple trauma. Kami lakukan tindakan, perawatan di ICU dengan intensif,” kata Eko.

“Kami awasi, observasi menyeluruh kondisinya. Memang selama 16 hari ini kami pantau terus tidak stabil, dan kritis. Dengan keparahannya itu pukul 13.20 WIB kami nyatakan wafat.”

BACA JUGA :   LaNyalla Dorong Pendekar PSHT Ikut Berjuang Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Dokter Eko membeberkan penyebab meninggalnya Andy Setiawan. Menurutnya, penyebab meninggalnya bukanlah efek gas air mata, tapi lebih ke multiple trauma atau banyaknya luka yang diderita.

Menurutnya, Andy mengalami memar di paru-paru, patah tulang di tulang iga, dan tulang pahanya sebelah kanan. Multiple trauma itulah yang menjadi pemicu penurunan kondisi pada Andy.

BACA JUGA :   Untuk Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Kemenkes Siapkan 4.180 USG Portable Tahun Depan

Dokter Eko menegaskan, pihak ICU RSSA sudah melakukan upaya yang maksimal. Bahkan, sudah banyak tindakan yang dilakukan dokter untuknya selama 16 hari dirawat.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Sengketa Kontrak Panas: Mengapa Don King Ingin Menghentikan Pertarungan Jai Opetaia?

INTERAKINDO.COM - Pentas akbar antara Ryan Garcia dan Conor Benn berada dalam risiko serius kehilangan partai pendukung utamanya. Sebelumnya, juara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img