Rabu, Februari 21, 2024

Akses Pembiayaan dan Sertifikasi Halal Persulit Gerakan Pelaku UMKM, Ini Kata LaNyalla Mattalitti

Must Read

TUBAN, interakindo.com — Salah satu kendala pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha adalah modal. Untuk itu, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendesak agar akses pembiayaan untuk UMKM di daerah dipermudah.

LaNyalla yang sedang mengisi reses dengan kegiatan di Jawa Timur menegaskan, yang paling dirasakan para pelaku usaha kecil adalah minimnya pemodalan serta sempitnya akses.

“Hal ini yang akhirnya membuat kebanyakan pelaku UMKM mencari modal ke bank keliling atau rentenir. Risikonya adalah mereka harus menghadapi bunga yang tinggi,” kata LaNyalla saat menyambangi UMKM di Komplek Pemakaman Sunan Bonang Jawa Timur, di sela reses, Rabu (1/3).

BACA JUGA :   Kemenkes Ajak Masyarakat Waspadai Cacar Monyet di Indonesia

Hal ini dirasakan juga oleh para pelaku UMKM di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Selain akses pembiayaan yang minim, para pelaku UMKM juga merasakan sulitnya mendapat sertifikasi halal.

BACA JUGA :   419 Jemaah Umrah Indonesia Dilepas, Prokes Harus Dijaga Ketat

“Hal yang terberat yang sulit dipenuhi pelaku UMKM adalah persyaratan yang seringkali tidak dapat dipenuhi, jangan bikin sulit rakyat kita, rakyat kita harus bisa mencari rezeki dengan tenang,” katanya.

Oleh karena itu, LaNyalla meminta dinas-dinas terkait memberikan rekomendasi pemodalan agar para pelaku UMKM tersebut bisa hidup dan berkembang.

“Agar para pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pembiayaan seperti KUR dari bank-bank plat merah dengan bunga rendah, jadi tidak tercekik dengan utang, “ujarnya.

BACA JUGA :   Karyawan Kemenag Bantu Korban Erupsi Semeru Sebesar Rp1 Miliar

Senator asal Jawa Timur itu juga mendorong diberikan kemudahan di dalam merealisasikan sertifikat halal untuk para UMKM, apalagi dengan adanya perubahan peraturan tentang sertifikasi halal.

“Yang menjadi masalah, pelaku UMKM hanya tahunya sertifikasi halal ada di MUI. Oleh karena itu, mereka harus dibantu agar usahanya semakin maksimal,” katanya.

Dia berharap lembaga-lembaga yang terkait di dalamnya bisa bersinergi untuk rakyat Indonesia.

Sementara itu, Dwi Sandi, pedagang UMKM di area pemakaman Sunan Bonang, Tuban, mengatakan, dirinya senang usahanya didatangi orang nomer 7  di tanah air.

BACA JUGA :   Si Gesit, Molis Buatan PLN Ini, Bisa Lari 70km Per Jam

“Saya kaget, pak Nyalla belanja di tempat saya, beliau rajin banget kalau ziarah, setiap tahun pasti lihat beliau ziarah ke Sunan Bonang, makasih pak, seneng kedatangan pak Nyalla, ” ujar Dwi.

BACA JUGA :   Karyawan Kemenag Bantu Korban Erupsi Semeru Sebesar Rp1 Miliar

Dwi juga berkomentar sangat setuju dengan apa yang diperjuangkan LaNyalla untuk membangkitkan UMKM di Tuban.

“Saya ingin sekali usaha semakin maju, butuh modal untuk bisa mengembangkan usaha, jika memang ada pinjaman yang tidak susah mengembalikannya, pasti saya sangat terbantu,” kata Dwi.

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Begini Tekad Riko dan Firza di 3 Pertandingan di Bali

Interakindo.com - Seluruh anggota skuad Macan Kemayoran kini mengarahkan fokus pada dua laga kandang yang akan digelar di Stadion...
BACA JUGA :   AHKI Resmi Jadi Mitra Kemenkes Setelah Berjuang Lebih dari Setahun

Kapolres Bogor Mencopot 9 Anggota Polisi Terlibat Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi Bogor

- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img