Minggu, Juni 21, 2026

Perajin Bambu Siswanto asal Magelang Banjir Order Berkat #LapakGanjar

Must Read

MAGELANG, interakindo.com – Siswanto, perajin bambu asal Magelang kembali bisa tersenyum karena usahanya bangkit seusai mengikuti #LapakGanjar edisi 32 produk kerajinan. Penjualannya sempat menurun akibat ekspor melemah saat pandemi Covid-19, kini ia kembali banjir orderan.

“Sejak pendemi semuanya berdampak, tapi kami syukuri dengan kekuatan bertahan sepahit apapun, masih ada orderan meski sedikit,” ujarnya, Sabtu (22/1)  di laman jatengprov.go.id.

Usaha yang diberi nama @wawant_bamboo itu sudah berjalan sejak 1990-an. Sejumlah produknya bahkan sudah diekspor hingga ke Amerika, Afrika, Australia, Jerman, Italia, Prancis, Timur Tengah, dan Maladewa.

BACA JUGA :   Ketua Kadin Pusat Arsjad Rasjid Resmikan Gedung Megah Kadin Kota Bogor, Tantang Output Manisnya

Namun, pasarnya melemah akibat pandemi Covid-19. Kondisi itu tidak membuatnya menyerah. Ia tetap memproduksi berbagai kerajinan berbahan baku bambu, seperti hiasan dinding, kap lampu, alat makan, dan sebagainya, meski kapasitas kecil.

“Saya terus berusaha dengan memasarkan produk saya lewat media sosial. Salah satunya memposting di #LapakGanjar,” lanjutnya.

Setelah itu, usahanya berangsur kembali menemukan pasar. Ia mendapat pesanan kerajinan bambu dari hotel di Magelang dan sejumlah instansi pemerintahan.

BACA JUGA :   Menag Gus Yaqut Tegaskan Indonesia Bersama Palestina, PSSI Siap Fasilitasi Timnas Palestina

“Alhamdulillah setelah ikut #LapakGanjar ada pesanan dari hotel itu alat makan, dan ada juga pesanan dari instansi pemerintahan. Dari itu saya sangat berterima kasih,” papar Wawan, sapaan akrab pria itu.

Bukan hanya mendapat konsumen, ia juga diuntungkan dengan bertambahnya follower di Instagram, dari akun yang berasal dari wilayah pantai utara (pantura).

BACA JUGA :   Ariel NOAH Nyanyi di DPR, Suasana Rapat Langsung Cair

“Follower saya bertambah. Mayoritas mereka yang berada di wilayah pantura,” imbuhnya.

Menurut Wawan, adanya #LapakGanjar membuat pelaku UMKM tetap semangat mengembangkan usahanya. Selain menambah konsumen, juga memotivasi pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk.

“Sangat membantu, memperkenalkan produk tidak usah repot. Hanya satu kali posting sudah banyak yang lihat, karena follower-nya banyak. Harapannya, UMKM yang ada di Jawa Tengah bisa go international,” tandasnya.***

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Perubahan Site Plan Picu Masalah AMDAL Citimall Prabumulih, Tim DLH Akan Cek Lapangan

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Polemik dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Citimall Prabumulih terus menjadi sorotan. Meski pihak manajemen diketahui...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img