Sabtu, November 7, 2026

Herve Renard Tak Mampu Selamatkan Tunisia, Tersingkir Lebih Awal Tanpa Kemenangan

Must Read

INTERAKINDO.COM – Nasib sial menimpa wakil Afrika, Tunisia. Hancur lebur di laga perdana kontra Swedia, Tunisia kembali harus menahan malu, setelah di pertandingan kedua, digilas oleh Jepang.

Meski telah melakukan pergantian pelatih dari Sabri Lamouchi ke Herve Renard, Tunisia tetap tak mampu bangkit, dan harus tersingkir lebih awal dari ajang Piala Dunia 2026.

Bertanding di Monterrey Stadium, Meksiko, Minggu (21/6), gawang Tunisia sudah bobol pada menit ke-4. Sontekan Daichi Kamada, memaksimalkan umpan tarik Keito Nakamura, membawa tim Samurai Biru memimpin 1-0.

BACA JUGA :   Soroti Perizinan dan Tenaga Kerja, LSM APM Dorong DPRD Panggil PT Pertamina dan PT KAI

Hanya berselang lima menit, sepakan keras Ayase Ueda, nyaris menggandakan keunggulan Jepang. Beruntung kesigapan kiper Aymen Dahmen masih bisa menjangkau bola.

Ayase Ueda akhirnya menyumbangkan gol kedua di menit 30, lewat tendangan kaki kanannya. Jepang unggul 2-0 hingga babak babak pertama selesai.

Keunggulan anak asuh Hajime Moriyasu semakin menjauh di babak kedua, menyusul gol ketiga yang dicetak oleh Junya Ito. Lolos dari perangkap offside, Ito menaklukkan Aymen Dahmen dengan tendangan  mendatar yang bersarang di gawang.

BACA JUGA :   LaNyalla di Puri Agung Bali: Raja dan Sultan Nusantara Harus Terlibat dalam Agenda Bangsa

Pesta gol Jepang ditutup oleh Ueda yang mencetak gol keduanya di laga itu. Umpan matang Kaishu Sano, berhasil disundul Ueda untuk membuat Jepang mengakhiri laga dengan skor telak 4-0 atas Tunisia.

Kemenangan telak membuat peluang Jepang untuk lolos ke 32 besar semakin terbuka. Daichi Kamda cs, kini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup F, menempel Belanda yang nyaman berada di puncak.

BACA JUGA :   Prancis Bantai Irak 3-0, Laga Sempat Tertunda Cuaca Buruk

Namun, ambisi Jepang masih bisa terganjal oleh Swedia yang mengawasi di peringkat ketiga klasemen. Kemenangan di laga terakhir tentu akan menjadi harga mati bagi Jepang maupun Swedia, demi lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tim Beruang Hitam Polres PALI Buru Terduga Pelaku Curat hingga Banyuasin

PALI, INTERAKINDO – Pelarian Sb (28), terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, Kabupaten...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img