Sabtu, April 13, 2024

1200 Pohon Andaliman Mulai Dibudidayakan di Tanah Karo oleh The Bloom Andaliman Artisan Tea

Must Read

KARO, interakindo.com — Sabtu (15/1) menjadi tonggak sejarah bagi tanaman andaliman yang untuk kali pertama ditanam dan dibudidayakan di Tanah Karo, di Simalem Resort di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Karya nyata ini diprakarsai The Bloom Andaliman Artisan Tea  dengan dukungan penuh Dewan Rempah Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Konsul Kehormatan Timor Leste; Dinas Perkebunan dan Dinas Kehutanan serta Balai Karantina Tumbuhan dan Hewan.

Penanaman 1200 pohon andaliman atau yang juga dikenal dengan merica batak di kawasan Pertanian Organik Taman Simalem Resort, Sumatera Utara, ini ditandai dengan MoU antara The Bloom Andaliman Artisan Tea dan PT. Merek Indah Lestari Taman Simalem Resort.

BACA JUGA :   Melalui DEC dan Balai Latihan Kerja, Dian Ekawati Siap Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Hadir antara lain Hj. Nawal Lubis, Ketua Dewan Rempah Indonesia Provinsi Sumatera Utara yang juga Istri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi; Konsul Kehormatan Timor Leste Irwansyah; Deputi Marketing Dewan Rempah Indonesia Tonny Silvaraj; Kepala Dinas Perkebunan Lies Handayani; Kepala Dinas Kehutanan Heriyanto; serta Kepala Balai Karantina Tumbuhan dan Hewan Kualanamo Lenny Hartati Harahap.

Acara penanaman 1200 pohon andaliman ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari acara International Spices Forum & Business Expo yang digelar Dewan Rempah Indonesia dan Kementerian Pertanian-Drektorat Jendral Perkebunan dan Tanaman Semusim pada 10 – 12 Desember 2021 di Danau Toba. Saat itu hadir Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin.

BACA JUGA :   BRI Teratas di Indonesia Menurut Data Forbes The Global 2000 Tahun 2023

Dalam sambutannya, Hj. Nawal mengungkapkan rasa bahagianya sekaligus berharap ke depan andaliman bisa menjadi komoditas rempah yang unggul serta mengangkat harkat dan martabat Sumatera Utara sebagai asal muasal rempah kebanggaan Indonesia.

Sementara Tonny Silvaraj menyebut andaliman yang merupakan salah satu rempah yang tumbuh di Sumatera Utara ini bisa menjadi ikon Sumut dan bisa segera dipasarkan ke mancanegara.

“Andaliman yang awalnya dibuat berupa sambal lalu saat ini menjadi teh kesehatan juga akan menyusul produk produk turunan lainnya yang bisa menjadi keunggulan Sumut dan Indonesia,” kata Silvaraj, yang juga Ketua Kadin Indonesia Komite India Pakistan Srilanka dan Bangladesh (KIKI-PSB).

Sementara itu, Konsul Kehormatan Timor Leste Irwansyah berharap kerja sama dengan UD Intan dan PT. Merek Indah Lestari dapat menjadikan andaliman ikon diplomasi ekonomi antara Sumut dan Timor-Leste.

BACA JUGA :   Kemenag Seleksi 150 Calon Imam Masjid Bermashab Ahlusunnah untuk Ditugaskan di UEA, Ini Syaratnya

“Saya juga berharap produk teh andaliman The Bloom dapat diterima hangat masyarakat dan menjadi produk herbal kebanggaan warga Sumut dan dapat dihadirkan di acara penting nasional dan international,” kata Irwansyah yang juga Ketua Komite Timor Leste Kadin Indonesia.

Intan, selaku owner UD Intan dan Teh Andaliman The Bloom mengharapkan kerja sama yang baik ini dapat berjalan lancar sehingga petani andaliman juga terbantu. Selain itu, volume ekspor juga bisa ditingkatkan sekaligus mempromosikan daerah Danau Toba melalui andaliman ini.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Tim Elang Muara Polsek Cambai dan Tim Gurita Polres Prabumulih Jemput dan Langsung Amankan Pelaku Pembacokan

BACOK : Tim Elang Muara Polsek Cambai meringkus pelaku pembacokan korban hingga meninggal dunia, Doni, 28 tahun, Rabu. Foto...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img